bitcoin casino crypto casino crypto gambling crash betting game crash gambling game bitcoin gambling

Simple Responsive Menu

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

Kelompok Peneliti

Kelompok Peneliti


Kimia dan Kesuburan Tanah

Kegiatan penelitian kesuburan tanah bertujuan untuk meningkatkan produktivitas tanah melalui teknik pengelolaan hara dan pupuk serta perbaikan sifat kimia tanah. Penelitian ini meliputi uji tanah untuk rekomendasi pemupukan, pengelolaan hara terpadu, dan sistem pertanian organik pada ekosistem lahan sawah dan lahan kering.

Fisika dan Konservasi Tanah

Penelitian konservasi, rehabilitasi, dan reklamasi tanah antara lain ditujukan untuk memperoleh alternatif teknologi konservasi, rehabilitasi dan reklamasi lahan, dan mengadaptasikan teknologi pengelolaan air atau irigasi suplemen melalui teknik konservasi secara vegetatif dan mekanik.

Biologi dan Kesehatan Tanah

Sasaran dan prioritas penelitian biologi tanah adalah untuk meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk anorganik dan pengomposan limbah pertanian serta bahan organik lainnya melalui pemanfaatan mikroba dan makrofauna tanah. Teknik generik yang diupayakan diperoleh melalui penelitian teknologi bioproses pupuk hayati, bioaktivator perombakan bahan organik, dan bioremediasi untuk pemulihan tanah-tanah bermasalah

Kelompok Peneliti (Kelti) Kimia dan Kesuburan Tanah (KKT) adalah sebuah kelompok penelitian yang merupakan bagian dari unit kerja di Balai Penelitian Tanah Bogor, dan mempunyai tugas untuk melakukan: 1). Uji tanah, tanaman dan air untuk evaluasi status hara dan rekomendasi pemupukan yang efisien, 2). Penelitian pengelolaan tanah dan hara tanaman untuk meningkatkan produktivitas lahan, 3). Penelitian ameliorasi kesuburan dan remediasi kimia tanah, 4). Penelitian uji mutu, efektivitas, efisiensi dan formulasi pupuk, 5). Penelitian metodologi analisis tanah, air, tanaman dan pupuk, serta 6). Penelitian pengelolaan lahan dalam sistem Budidaya Pertanian Organik.

Kegiatan penelitian kimia dan kesuburan tanah bertujuan untuk meningkatkan produktivitas tanah melalui teknik pengelolaan hara dan pupuk serta perbaikan sifat kimia tanah. Penelitian ini meliputi uji tanah untuk rekomendasi pemupukan, pengelolaan hara terpadu, dan sistem pertanian organik pada ekosistem lahan sawah, lahan kering, maupun lahan rawa. 

Kelti Kimia dan Kesuburan Tanah didukung oleh sumberdaya manusia yang tangguh, dengan jumlah peneliti dan litkayasa 22 orang dengan tingkat pendidikan S1, S2, maupun S3, dengan jenjang fungsional peneliti mulai dari Peneliti Pertama sampai dengan Ahli Peneliti Utama (Profesor Riset), siap memberikan pelayanan yang terbaik di bidang penelitian Kimia dan Kesuburan Tanah.  

Saat ini, ketua kelompok peneliti Kimia dan Kesuburan Tanah adalah Dr. I Wayan Swastika, dibantu Dr. Adha Fatmah Siregar sebagai Sekretaris Kelti.

 

Penelitian konservasi, rehabilitasi, dan reklamasi tanah antara lain ditujukan untuk memperoleh alternatif teknologi konservasi, rehabilitasi dan reklamasi lahan, dan mengadaptasikan teknologi pengelolaan air atau irigasi suplemen melalui teknik konservasi secara vegetatif dan mekanik.

Dari beberapa percobaan model prediksi erosi pada skala tampungan mikro (micro catchment) atau skala daerah aliran sungai (DAS), telah dihasilkan beberapa teknologi yang dapat direkomendasikan, antara lain: pembuatan terjunan, embung, penanaman tanaman keras, tanaman penutup tanah atau rumput pakan yang ditanam sebagai penutup lahan perkebunan yang dikombinasikan dengan ternak. Teknologi tersebut bertujuan untuk meningkatkan simpanan air, menyediakan pakan dan sumber bahan organik in situ, dan menurunkan laju erosi. Ketua kelompok peneliti Fisika dan Konservasi Tanah Dr. Ir. Maswar, M. Agric. Sc.

 

Penelitian dan penerapan teknologi biologi dan kesehatan tanah semakin berkembang, seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi khususnya di bidang mikrobiologi pertanian dan lingkungan serta synthetic biology.

Sasaran dan prioritas penelitian biologi dan kesehatan tanah adalah untuk meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk anorganik dan pengomposan limbah pertanian, meningkatkan kesehatan tanah dan tanaman serta meningkatkan kualitas sumber daya tanah dan pendukung lainnya melalui pemanfaatan berbagai macam mikroba, mesofauna dan makrofauna tanah yang mempunyai berbagai fungsi dan peran. Teknologi yang dihasilkan diperoleh melalui penelitian teknologi bioproses pupuk hayati, bioaktivator perombakan bahan organik, dan bioremediasi untuk pemulihan tanah-tanah bermasalah dan pertanian berkelanjutan.

Penelitian dan pengembangan produk berbasis biologi dan kesehatan tanah dilakukan melalui penggalian potensi berbagai sumber daya hayati tanah tropika Indonesia yang memiliki berbagai ekosistem yang unik yang manfaatnya dapat meningkatkan fungsi sumberdaya hayati tanah tersebut secara optimum, meningkatkan kesehatan tanah dan tanaman, dan meningkatkan produktivitas aneka tanaman pertanian secara berkelanjutan. Kegiatan penelitian dan pengembangan tersebut mencakup pemanfaatan mikroba, mesofauna, dan makrofauna tanah yang berperan dalam penyediaan atau fasilitasi penyerapan hara, pemacuan tumbuh tanaman, perombakan bahan organik, pembenah tanah, dan lain-lain terutama untuk mengatasi berbagai macam cekaman biotik dan abiotic di pertanian tropika Indonesia. Saat ini, Ketua Kelompok Peneliti Biologi dan Kesehatan Tanah adalah Surono, SP., M.Agr., Ph.D. 

Hubungi Kami

Slogan Agro Inovasi

 
 
 

 

SCIENCE . INNOVATION . NETWORKS

Balai Penelitian Tanah
Jln. Tentara Pelajar No. 12 Kampus Penelitian Pertanian Cimanggu, Bogor 16114
Telp: 0251 - 8336757, Fax: 0251 - 8321608, 8322933
Website: balittanah.litbang.pertanian.go.id
Email: balittanah@litbang.pertanian.go.idbalittanah.isri@gmail.com