bitcoin casino crypto casino crypto gambling crash betting game crash gambling game bitcoin gambling

Simple Responsive Menu

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

Pelatihan Praktik Penggunaan PUTK dengan IJHOP4-2

Di penghujung April 2022, tepatnya pada hari Rabu, 27 April 2022 Balai Penelitian Tanah (Balittanah) telah menerima kunjungan Ditjen Hortikultura, Kementerian Pertanian dan Japan International Cooperation Agency (JICA) melalui kerjasama IJHOP4-2 dalam rangka pelaksanaan bimtek “Pelatihan Praktik Penggunaan PUTK”. Acara ini dihadiri oleh 10 peserta dari Ditjen Hortikultura, Kementerian Pertanian dan Nishimura Tsutomi sebagai Team Leader IJHOP4-2.  

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Balittanah Dr. Ladiyani Retno Widowati M.Sc. Dalam sambutannya, Ladiyani memaparkan tentang pentingnya pengetahuan tentang nutrisi tanah misal C organik, N dan hara lainnya dan cara mengukurnya, salah satunya dengan PUTK (Perangkat Uji Tanah Kering), dimana PUTK ini merupakan salah satu teknologi inovasi yang dimiliki oleh Balittanah.

Acara bimtek ini diisi oleh dua narasumber, peneliti Balittanah yaitu Ir. Antonius Kasno, M.Si dan Heri Wibowo, ST., M.Sc. Dalam paparannya, Kasno menyatakan tentang kesuburan tanah yakni pemahaman tentang pentingnya kesuburan tanah, penurunan kesuburan tanah salah satunya yang ditandai dengan C organik rendah (<1,5), akumulasi garam tinggi, dan erosi sehingga dapat menyebabkan produktivitas panen menurun. Selain itu, pentingnya mengetahui faktor pembatas unsur nutrisi tanah misalnya N, P, K.

Salah satu cara mengetahui faktor pembatas unsur nutrisi tanah dapat dilihat dengan timbulnya gejala defisiensi pada tanaman serta dengan melakukan analisis tanah. Salah satu cara untuk mengetahui kadar hara tanah dengan cepat adalah dengan menggunakan perangkat uji, diantaranya Perangkat Uji Tanah Kering (PUTK). Dalam penggunaan PUTK ini, faktor pengambilan contoh tanah harus tepat dan terwakili lokasi sampling. Tahapan pengambilan contoh meliputi mempersiapkan alat dan bahan, perencanaan (titik/peta dan metode), dan pengambilan contoh tanah yang mewakili areal.  Jumlah contoh tanah berdasarkan skala peta (ada perhitungan khusus) dan kriteria tanah tertentu untuk pengambilan contoh tanah misal hindari setelah pemupukan, tidak lokasi erosi, dan tanah pinggir (border).

Narasumber yang kedua Heri Wibowo, S.T., M.Sc memaparkan penjelasan tentang penggunaan PUTK dimana perangkat uji ini dapat digunakan di lapang, praktis, efisisen dan akurat. Parameter yang dapat dianalisis dengan menggunakan PUTK meliputi P, K, pH Tanah dan C organik serta dilengkapi dengan rekomendasi pemupukan.

Selain pemaparan tentang materi tersebut juga dilakukan praktik penggunaan alat PUTK secara langsung yang diikuti oleh 10 peserta dan dipandu secara langsung oleh Heri Wibowo, S.T., M.Sc dan Tia Rostaman, S.Si. sehingga peserta dapat mengetahui dan paham terkait prosedur penggunaan PUTK. (EL, AFS, M.Is).

Hubungi Kami

Slogan Agro Inovasi

 
 
 

 

SCIENCE . INNOVATION . NETWORKS

Balai Penelitian Tanah
Jln. Tentara Pelajar No. 12 Kampus Penelitian Pertanian Cimanggu, Bogor 16114
Telp: 0251 - 8336757, Fax: 0251 - 8321608, 8322933
Website: balittanah.litbang.pertanian.go.id
Email: balittanah@litbang.pertanian.go.idbalittanah.isri@gmail.com