bitcoin casino crypto casino crypto gambling crash betting game crash gambling game bitcoin gambling

Simple Responsive Menu

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

Rangkaian Kegiatan Peat-IMPACTS bersama ICRAF di Kalimantan Barat

Gambut Indonesia selalu menarik untuk dibicarakan. Bukan hanya fungsinya sebagai sumber kehidupan masyarakat lokal, penyimpan karbon atmosfer, penjaga ketersediaan air dan keanekaragaman hayati, namun juga potensinya sebagai sumber emisi gas rumah kaca.

World Agroforestry (ICRAF) dan Balai Penelitian Tanah (Balittanah) bekerjasama untuk merumuskan pengelolaan terbaik lahan gambut dalam kegiatan yang diberi nama Improving the Management of Peatlands and the Capacities of Stakeholders in Indonesia (Peat-IMPACTS Indonesia). Salah satu dari rangkaian kegiatan di bulan Maret 2022 adalah audiensi dengan pemerintah daerah, kunjungan lapangan, sosialisasi dan diseminasi yang diselenggarakan di Provinsi Kalimantan Barat, provinsi yang memiliki lahan gambut terluas nomor empat di Indonesia.

Rangkaian acara empat hari tersebut (28-31 Maret 2022) dilaksanakan secara on-site setelah tertunda lebih dari dua tahun karena pandemi COVID-19. Meski demikian, acara tetap menerapkan prokes secara ketat. Dukungan kuat dari para pemangku kepentingan terhadap kelancaran kegiatan Peat-IMPACTS ini disampaikan dalam kegiatan di hari pertama. Di dalam audiensi tersebut, tersirat harapan besar bahwa penelitian ini akan mampu meningkatkan kapasitas pemangku kepentingan dan memberikan rekomendasi yang tepat untuk perbaikan tata kelola gambut secara berkelanjutan.

Di hari kedua tim berkesempatan untuk mengunjungi lokasi gambut di Desa Permata, Kecamatan Terentang, Kabupaten Kubu Raya yang dikelola masyarakat untuk bertani cabai, jagung, dan jahe. Uniknya, lahan pertanian tersebut dibuka dengan tanpa membakar, melainkan dengan menebang dan mengumpulkan pohon, kemudian meratakan, memadatkan, dan membuat bedengan dan parit kecil di gambut menggunakan bantuan alat berat. Petani menggunakan dolomit dan pupuk kandang sebagai bahan pembenah tanah. Praktek pertanian ini dapat menghindarkan lingkungan dari bahaya kebakaran dan petani bisa bercocok tanam secara berkelanjutan.

Dua hari terakhir digunakan untuk penyelenggaraan lokakarya dan diskusi umum mengenai perkembangan implementasi kegiatan Peat-IMPACTS di Kalimantan Barat sekaligus mengidentifikasi dan menginventarisir berbagai perspektif dan gagasan mengenai tatakelola gambut untuk mendapatkan masukan perbaikan baik ditingkat provinsi, kabupaten maupun tingkat tapak. Salah satu topik utama yang diangkat dalam diskusi tersebut adalah WikiGambut, sebuah platform ensiklopedia dalam jaringan yang bebas dan terbuka. Acara ini dihadiri oleh pemerintah Kabupaten Kuburaya, pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Dinas LHK, GAPKI, BRGM, akademisi, lembaga swadaya masyarakat dan perwakilan dari perusahaan. Balai Penelitian Tanah, BBSDLP, Balitbangtan menghadirkan narasumber Dr. Setiari Marwanto dalam acara yang diselenggarakan di kota Pontianak tersebut yang berbicara mengenai kemajuan penelitian lapangan, potensi pemanfaatan gambut sekaligus pentingnya melestarikan gambut untuk generasi yang akan datang.

Dengan penyelenggaraan acara ini diharapkan kegiatan Peat-IMPACT ini dapat dilaksanakan dengan lancar sesuai rencana dan menghasilkan keluaran yang bermanfaatan bagi perbaikan tatakelola gambut dan peningkatan kapasitas masyarakat dan pemangku kepentingan. (SM, DA, AFS, M.Is).

Hubungi Kami

Slogan Agro Inovasi

 
 
 

 

SCIENCE . INNOVATION . NETWORKS

Balai Penelitian Tanah
Jln. Tentara Pelajar No. 12 Kampus Penelitian Pertanian Cimanggu, Bogor 16114
Telp: 0251 - 8336757, Fax: 0251 - 8321608, 8322933
Website: balittanah.litbang.pertanian.go.id
Email: balittanah@litbang.pertanian.go.idbalittanah.isri@gmail.com