bitcoin casino crypto casino crypto gambling crash betting game crash gambling game bitcoin gambling

Simple Responsive Menu

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

Partisipasi Indonesia dalam 5th Sealnet Meeting

Masih dalam masa pandemi, pertemuan Asian Laboratory Network (SEALNET) ke lima kembali diselenggarakan oleh FAO secara daring pada tanggal 20 Oktober 2021 jam 7:00 – 10:00 AM CEST. Pertemuan dihadiri oleh sekitar 86 peserta dari negara-negara Asia yang terdiri dari Philipines, Thailand, India, China, Srilanka, Myanmar, Pakistan, Bangladesh, dan Indonesia. Perwakilan Indonesia dari Laboratorium Kimia Balittanah, BBSDLP, Balitbangtan dihadiri oleh Linca Anggria (MM), Lenita Herawati (MT Lab. Kimia), Hesti E. Tantika, Reny T. Anggraini, Ambar F. Rochayati, Siti Marisya K, dan Dwiki Ramadhan.

Chair SEALNET Chair Dr. Gina Nilo (Philipines) menyampaikan terkait Pillar of Action dalam menyediakan data berkualitas yang dapat dipertukarkan dan dapat dibandingkan di seluruh lokasi melalui metode pengujian yang diharmonisasikan. Sebagai bagian dari harmonisasi data, maka pada tahun 2017 telah didirikan Jaringan Laboratorium Tanah Global (GLOSOLAN).

GLOSOLAN bertujuan untuk membangun dan memperkuat kapasitas laboratorium dalam analisis tanah dan untuk menjawab kebutuhan akan harmonisasi data analisis tanah. Harmonisasi metode, unit, data, dan informasi sangat penting untuk (1) menyediakan informasi yang handal dan dapat dibandingkan antara Negara; (2) memungkinkan pembuatan kumpulan data tanah baru yang harmonis; dan (3) mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti untuk pengelolaan tanah yang berkelanjutan.

SEALNET memperluas ruang lingkup parameter sejak pertemuan pada tahun 2017, dari lima parameter kimia tanah seperti pH , EC , C organik, N dan P. Saat ini, SEALNET sedang menyusun parameter fisik dan biologi tanah seperti bulk density, soil moisture content , aktivitas enzim mikroba dan soil respiration.

Agenda 5th SEALNET meeting diantaranya adalah paparan oleh Nopmane Suvannang (Glosolan Chair), Lucrezia Caon (Glosolan Coordinator), Filippo Benedetti (Glosolan Alternate Coordinator), Yusuf Yigini dan Carolina Olivera (GSP secreatariat), Christian Hartmann (IRD France). Lucrezia menyampaikan bahwa pada PT 2021, peserta diminta untuk menganalisa C organic, P tersedia dan total nitrogen sebagai prioritas, dimana sampel tanah yang dikirim ke peserta jumlahnya sesuai kebutuhan masing masing parameter uji sehingga tidak ada ulangan dalam pengujian sampel. Disisi lain, Filippo menyampaikan mengenai Scaling down: National networks.

Mengapa NASOLAN dibutuhkan?, karena di tingkat global dapat meningkatkan potensi dan hasil kegiatan GLOSOLAN, sedangkan ditingkat regional untuk pengembangan program ad-hoc agar lebih baik dalam menghadapi tantangan global dan lokal. Selanjutnya ditingkat nasional mampu mencapai lebih banyak jumlah laboratorium. Jaringan Laboratorium Tanah Global berkembang dari hari ke hari, karena adanya laboratorium baru yang menjadi anggota GLOSOLAN.

Yusuf menyampaikan program INSI (International Network of Soil Information Institutions), diantaranya data analisis yang terbaru (fresh) seperti carbon tanah untuk soil mapping dan harmonisasi data. Diakhir agenda pertemuan dilaksanakan pemilihan ketua dan wakil SEALNET yang baru. Posisi ketua masih dipegang oleh Dr. Gina Nilo, sedangkan kandidat wakil ketua adalah dari India dan Pakistan. (LA, LHw, AFS).

Hubungi Kami

Slogan Agro Inovasi

 
 
 

 

SCIENCE . INNOVATION . NETWORKS

Balai Penelitian Tanah
Jln. Tentara Pelajar No. 12 Kampus Penelitian Pertanian Cimanggu, Bogor 16114
Telp: 0251 - 8336757, Fax: 0251 - 8321608, 8322933
Website: balittanah.litbang.pertanian.go.id
Email: balittanah@litbang.pertanian.go.idbalittanah.isri@gmail.com