Simple Responsive Menu

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

Vaksinasi Sebagai Senjata Pamungkas

Rabu 19 Mei 2021, seluruh karyawan Balai Penelitian Tanah (Balittanah) mengikuti  vaksinasi serentak untuk mencegah penularan virus Covid-19. Bertempat di Kalla Ballrom RS AFIAT PMI Bogor, vaksinasi ini dibagi menjadi tiga gelombang. Pembagian waktu pelaksanaan vaksinasi ini dimaksudkan untuk menghindari kerumunan orang dalam jumlah banyak sesuai dengan protokol kesehatan.

Penerapan 3M yaitu Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak telah diupayakan oleh seluruh karyawan Balittanah. Sebagai senjata pamungkas, vaksinasi diupayakan agar penularan virus Covid-19 dapat dihindari.

Vaksin merupakan produk biologi yang berisi bagian dari virus atau bakteri, maupun virus atau bakteri yang sudah dilemahkan. Produk biologi inilah yang berguna untuk merangsang munculnya antibodi atau kekebalan dalam tubuh.  Tujuan vaksin pada dasarnya sama, yaitu memicu antibodi dalam tubuh untuk mengingat dan menyerang virus. Begitu pula dengan vaksin CoronaVac yang bekerja dengan cara memacu sistem kekebalan untuk membuat antibodi melawan virus Corona jenis baru.

Dengan kata lain, cara kerja vaksin Covid-19 adalah merangsang sistem imunitas untuk membuat zat kekebalan tubuh (antibodi) yang bertahan cukup lama. Nantinya zat ini yang akan melawan antigen dari patogen (virus corona) masuk ke dalam tubuh. Apabila antigen Covid-19 menyerang kembali, maka akan muncul reaksi imunitas yang kuat dari tubuh. Tujuannya untuk menghancurkan antigen tersebut.

Dr. Ladiyani Retno Widowati selaku Kepala Balai Penelitian Tanah hadir dan mengikuti vaksinasi bersama karyawan lainnya. “Dengan adanya vaksinasi, seluruh staf meningkat imunitasnya dan memberikan kinerja terbaik bagi Kementan dan seluruh masyarakat Indonesia”, begitu harapan yang disampaikan beliau pada kesempatan tersebut.

Setelah dilakukan vaksinasi, dilakukan observasi selama 15 menit, apabila dirasa tidak ada gejala atau reaksi yang berat maka pasien dalam hal ini Karyawan Balittanah diizinkan untuk pulang. Dokter setempat juga menganjurkan agar tidak melakukan pekerjaan berat setelah mendapatkan vaksinasi.

Pada vaksinasi Covid-19 antibodi terbentuk setelah suntikan kedua. Jika hanya satu kali suntikan, kekuatan antibodi yang terbentuk belum tinggi, karena itu suntikan kedua sangat penting untuk mencegah penyakit. Berkaitan dengan hal tersebut, seluruh karyawan Balittanah yang mengikuti vaksinansi pada hari ini dijadwalkan untuk mengikuti vaksinasi kedua yaitu pada tanggal 16 Juni 2021. Salam sehat untuk kita semua. (KZ, AFS, M.Is).

Hubungi Kami

Slogan Agro Inovasi

 
 
 

 

SCIENCE . INNOVATION . NETWORKS

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id, balittanah.isri@gmail.com
Telp :+622518336757 Fax :+622518321608; +622518322933