Simple Responsive Menu

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

Cara pengambilan contoh tanah untuk analisis mikroba sangat berpengaruh terhadap hasil analisis. Aspek ini sering luput dari perhatian atau terabaikan.

Berbagai jenis mikroba telah diketahui bermanfaat bagi kesuburan tanah dan tanaman seperti mikroba penambat N2, pelarut P, dan penghasil hormon pertumbuhan. Berbagai atribut mikroba juga bermanfaat sebagai indikator kualitas tanah dan kesehatan tanah (soil health).

Di dalam tanah, keadaan mikroba sangat beragam baik jumlah jenis, kepadatan populasi, maupun aktivitas fungsionalnya. Keanekaragaman ini berkaitan dengan perbedaan kandungan dan jenis bahan organik, kadar air, jenis penggunaan tanah, tingkat pengelolaan tanah, dan kandungan senyawa pencemar. Dengan pertimbangan keanekaragaman ini, metode pengambilan contoh tanah yang akurat sangat diperlukan agar waktu, tenaga, dan biaya yang dicurahkan lebih efektif dan efisien. Terlalu banyak contoh merupakan pemborosan, tetapi bila jumlah contoh tidak cukup, informasi yang diperoleh bisa tidak bermanfaat. Karena itu, pemahaman mengenai prosedur pengambilan contoh tanah menjadi aspek penting dalam mempelajari mikroba dan pemanfaatannya.

 

 

 

Hubungi Kami

Slogan Agro Inovasi

 
 
 

 

SCIENCE . INNOVATION . NETWORKS

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id Telp :+622518336757
Fax :+622518321608; +622518322933