Simple Responsive Menu

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

Dalam rangka mempertahankan ketahanan pangan, usaha berikut perlu dilaksanakan secara simultan: (i) pengendalian konversi lahan pertanian; (ii) perluasan areal pertanian; dan (iii) intensifikasi pertanian.

Perluasan areal pertanian, khususnya pencetakan sawah baru, dihadapkan pada berbagai tantangan seperti rendahnya tingkat kesuburan tanah, borosnya penggunaan air kerena belum terbentuknya lapisan tapak bajak dan rendahnya aktivitas mikroba di dalam tanah. Buku ini membahas tentang tanah sawah bukaan baru, mulai dari aspek potensi lahan, genesis sampai pada pengelolaan tanah baik dari aspek kimia, fisik, biologi, maupun pengelolaan air. Faktor sosial ekonomi dan budaya juga merupakan penentu pengelolaan sawah baru secara berkelanjutan. Aspek tersebut diuraikan secara ringkas pada bab terakhir buku ini.

Diharapkan buku ini dapat dimanfaatkan oleh lembaga yang bergerak di bidang perluasan areal pertanian dan pengelolaan lahan pertanian. Selain itu kalangan akademis juga mendapatkan manfaat dari buku ini.

Pendahuluan (Fahmuddin Agus) 

Sebaran dan Potensi Pengembangan Lahan Sawah Bukaan Baru (Sofyan Ritung dan Nata Suharta)

Genesis Tanah Sawah Bukaan Baru (B. H. Prasetyo)

Perubahan Sifat Kimia Tanah dan Ameliorasi Sawah Bukaan Baru (Wiwik Hartatik, Sulaeman, dan A. Kasno)

Rekomendasi Pemupukan Padi Sawah Bukaan Baru (Diah Setyorini, Didi Ardi Suriadikarta, dan  Nurjaya)

Pengelolaan Sifat Fisik Tanah Sawah Bukaan Baru (Ai Dariah dan Fahmuddin Agus)

Pengelolaan Air Sawah Bukaan Baru (Haris Syahbuddin, Husein Suganda, dan Husnain)

Prospek Penggunaan Pupuk Hayati Pada Sawah Bukaan Baru (Rasti Saraswati dan Edi Husen)

Epilog (Fahmuddin Agus dan Neneng L. Nurida) 

 

Hubungi Kami

Slogan Agro Inovasi

 
 
 

 

SCIENCE . INNOVATION . NETWORKS

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id, balittanah.isri@gmail.com
Telp :+622518336757 Fax :+622518321608; +622518322933