Simple Responsive Menu

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

Semenjak tahun 70an Indonesia telah mencanangkan peningkatan produksi pertanian secara intensif untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yang semakin meningkat. Penggunaan pupuk anorganik dan pestisida menjadi “wajib” untuk meningkatkan produktivitas tanah dan tanaman. Puncak prestasi produksi pangan dicapai pada tahun 1984, Indonesia telah dinyatakan mampu berswasembada pangan, khususnya beras. Seiring dengan waktu, tingkat produksi pertanian tidak mampu mengimbangi kebutuhan penduduk yang terus mengalami peningkatan. Disinyalir beberapa lahan pertanian intensif telah jenuh produksi (levelling off), banyak mengalami alih fungsi ke lahan non pertanian, bahkan sebagian telah mengalami degradasi akibat terganggunya keseimbangan hara tanah dan ekosistem, kandungan bahan organik tanah rendah, populasi organisme tanah didominasi kelompok mikroorganisme, dan peranan fauna tanah hilang.

Upaya pemulihan daya dukung tanah perlu dilakukan dengan memberikan kondisi yang baik untuk berkembangnya populasi organisme tanah, terutama fauna/cacing tanah. Pengembalian bahan organik sisa panen dan aplikasi pupuk anorganik secara berimbang (budi daya semi-organik) serta menekan penggunaan pestisida sintetik merupakan langkah penting untuk mencapai sistem budaya pertanian ramah lingkungan. Pelestarian pelaku ekosistem tanah perlu dilakukan, meliputi kelompok organisme autotrof sebagai produsen, kelompok mikroorganisme heterotrof sebagai pengurai, dan kelompok fauna sebagai konsumen. Keseimbangan ekosistem ini akan menciptakan kelestarian daya dukung lahan, dan murah dalam pengelolaan lingkungan.

Buku Pemberdayaan Organisme Tanah untuk Pertanian Ramah Lingkungan ini disusun dalam upaya memberikan sumbangsih kepada masyarakat luas dalam upaya mencapai produksi pertanian yang lestari dan ramah lingkungan yang berbasis pada daya dukung hayati lokal/setempat. Para pembaca diharapkan mendapatkan tambahan pengetahuan dan manfaat tentang pentingnya pemberdayaan organisme tanah dalam sistem produksi pertanian. Ucapan terima kasih disampaikan kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyelesaian buku ini. Amin.

Hubungi Kami

Slogan Agro Inovasi

 
 
 

 

SCIENCE . INNOVATION . NETWORKS

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id, balittanah.isri@gmail.com
Telp :+622518336757 Fax :+622518321608; +622518322933