Simple Responsive Menu

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

Perubahan Penggunaan Semak Belukar pada Lahan Gambut Ditinjau
dari Aspek Dinamika Cadangan Karbon Tanaman (Above Ground Carbon
Stock Dynamics Associated with The Use Change of Peat Shrub)

Erni Susanti, Ai Dariah

Abstrak Optimalisasi lahan semak belukar menjadi lahan pertanian selain bisa meningkatkan keuntungan ekonomi, juga berpeluang untuk meningkatkan sekuestrasi karbon oleh tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dinamika perubahan cadangan karbon akibat perubahan penggunaan semak belukar ke komoditas pertanian (khususnya sawit, karet, dan nenas). Penelitian dilakukan pada lahan gambut di Desa Lubuk Ogong, Kecamatan Bandar Seikijang, Kabupaten Pelalawan, Riau; Desa Rasau Jaya I, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat, dan Desa Arang-Arang, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi. Pengukuran cadangan karbon pada semak belukar dan nenas dilakukan dengan metode destructive, sedangkan pengukuran cadangan karbon pada tanaman kelapa sawit dan karet dilakukan secara non detructive. Hasil penelitian menunjukkan Cadangan karbon dalam semak belukar sangat bervariasi. Cadangan karbon pada semak belukar di Riau adalah 61,4 ± 34,5 t/ha, sedangkan di Kalimantan Barat 6,0 ± 2,0 t/ha t/ha. Hasil simulasi menunjukkan jika semak belukar di Riau dialihfungsikan menjadi kelapa sawit sampai tahun ke 23 masih terjadi defisit cadangan karbon tanaman sebesar 8 t/ha. Namun jika menjadi perkebunan karet pada tahun ke 25 kehilangan cadangan karbon tanaman sudah bisa diganti, bahkan terjadi surplus 4 t/ha. Pada kondisi semak belukar dengan cadangan rendah seperti di lokasi penelitaian di Kalimantan Barat, perubahan penggunaan lahan ke tanaman nenas tidak menyebabkan terjadinya defisit cadangan karbon tanaman, bahkan terjadi sekuestrasi sebanyak 8 t/ha, sedangkan perubahan semak belukar menjadi sawit dan karet menyebabkan terjadinya sekustrasi lebih dari 40 t/ha selama siklus hidup sawit dan karet.

Abstract Optimization of shrub to agriculture in addition can increase the economic benefits, is also likely to increase carbon sequestration by plants. This research purpose to study the dynamics of changes in carbon stocks due to the change of use of agricultural commodities shrubs (oil palm, rubber, and pineapple). The research was conducted on peatland in the Lubuk Ogong Village, Bandar Seikijang District, Pelalawan, Riau; Rasau Jaya I Village Rasau Jaya District Kubu Raya, West Kalimantan Province, and Arang-Arang Village, Kumpeh District, Muaro Jambi, Jambi Province. Measurement of carbon stocks of pineapple and shrubs was conducted by destructive method, while the measurement of carbon stocks on plant oil palm and rubber by non destructive method. The results showed carbon stocks vary widely in the shrub. Carbon stocks in the shrub in Riau was 61.4 ± 34.5 t / ha, while in West Kalimantan 6.0 ± 2.0 t / ha t / ha. Simulation results show if the shrubs in Riau converted into palm oil up to 23 years is still a deficit of plant carbon stocks of 8 t / ha. But if it becomes a rubber plantation in the year to 25 loss of carbon stocks of plants may be closed, even the surplus of 4 t / ha. In conditions of low carbon stock of shrubs such as in research in West Kalimantan, the changes of shrub to pineapple plants did not result carbon stocks deficit, even sequestration occurs as much as 8 t / ha, and if it changes into palm and rubber plantation cause sequestration more than 40 t / ha during the life cycle of oil palm and rubber.

(Diterbitkan pada Prosiding Seminar Nasional Pengelolaan Berkelanjutan Lahan Gambut Terdegradasi untuk Mitigasi Emisi GRK dan Peningkatan Nilai Ekonomi. Jakarta, 18-19 Agustus 2014. Hal. 319-332. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Kementerian Pertanian. 2014. Penyunting: A. Wihardjaka et al.).

Hubungi Kami

Slogan Agro Inovasi

 
 
 

 

SCIENCE . INNOVATION . NETWORKS

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id Telp :+622518336757
Fax :+622518321608; +622518322933