Simple Responsive Menu

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

Usahatani Konservasi Tanah pada Tanaman Kentang Dataran Tinggi Kerinci

Deddy Erfandi dan Umi Haryati
Peneliti Badan Litbang Pertanian pada Balai Penelitian Tanah, Jl. Tentara Pelajar 12, Cimanggu Bogor

Abstrak. Masalah yang dihadapi budidaya sayuran dataran tinggi adalah sebagian besar pengelolaan lahannya tanpa kaidah konservasi tanah. Hal ini mengakibatkan erosi dan aliran permukaan yang tinggi. Produktivitas tanah menurun dan akhirnya hasil tanaman yang diperoleh tidak sebanding yang diharapkan. Beberapa sistim usahatani konservasi telah dilaksanakan di Desa Talun Berasap, Kecamatan Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci, Jambi pada sub ordo tanah Hapludult. Sistim usahatani konservasi tanah yang dicobakan adalah 1) Praktek petani/farmer practices (P1), 2) Praktek petani yang diperbaiki/partially improved farmer practices (P2), 3) Teknologi pengelolaan lahan introduksii/fully improved technology (P3). Penelitian bertujuan untuk memperbaiki pengelolaan lahan pada budidaya kentang yang sudah dilakukan petani. Hasil yang diperoleh tanaman kentang pada P-3 memberikan hasil tertinggi, yakni 5,688 ton/ha atau secara berurutan 49,2% dan 30% lebih tinggi dari Perlakuan P-2 dan P-1. Berdasarkan kualitas umbi atau grading hasil, perlakuan P-3 paling banyak, kemudian diikuti oleh Perlakuan P-2 dan P-1. Namun hasil yang diperoleh masih rendah, sehingga mempengaruhi keuntungan petani.

Kata kunci: Usahatani konservasi, kentang, dataran tinggi, Kerinci

Diterbitkan pada Prosiding Seminar Nasional Pertanian Ramah Lingkungan. Hal. 357-370. Penyunting: Sulaeman et al. Bogor, 29 Mei 2013. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian. 2013

Hubungi Kami

Slogan Agro Inovasi

 
 
 

 

SCIENCE . INNOVATION . NETWORKS

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id, balittanah.isri@gmail.com
Telp :+622518336757 Fax :+622518321608; +622518322933