Simple Responsive Menu

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

Sistem Vegetasi dalam Penanganan Lahan Rawan Longsor pada Areal Pertanian

Deddy Erfandi
Peneliti Badan Litbang Pertanian pada Balai Penelitian Tanah. Jl. Tentara Pelajar 12 Cimanggu, Bogor.

Abstrak. Indonesia yang briklim tropis dengan curah hujan yang tinggi sangat berpotensi terjadinya tanah longsor yang dapat mengakibatkan kerugian materil. Penyebab tanah longsor yang sering dibicarakan adalah akibat dari hutan yang gundul. Makalah ini diperlukan untuk melihat pentingnya vegetasi tanaman dalam pencegahan tanah longsor yang terjadi pada lahan pertanian. Disamping itu pentingnya faktor biofisik tanah yang dapat mempengaruhi erosi tanah dan pergerakan tanah (longsor) serta hubungannya dengan sistem vegetasi. Tanaman keras yang ditanam pada pekarangan dan sebagai tanaman pagar pada pertanaman semusim selain bermanfaat sebagai penghambat aliran permukaan dan erosi, perakarannya sebagai pengikat struktur tanah yang dapat memperbesar ketahanan geser tanah. Sistem penanaman tanaman keras dengan arah timur barat dimaksudkan untuk memaksimalkan penggunaan radiasi matahari. Teknologi ini bermanfaat untuk pencegahan longsor pada lahan rawan longsor, karena tanaman akan tumbuh maksimal dan menghasilkan perakaran yang mampu mencengkram agregat tanah. Penanaman multistrata dengan sistem agroforestri, selain dapat membentuk bahan organik tanah, juga memperbaiki struktur tanah dan membuat tanah lebih stabil serta mempengaruhi stabilitas lereng. Vegetasi yang beradaptasi baik dapat memberikan kekuatan akar dalam mengikat agregat tanah dan sebagai pilar penahan longsor. Dengan pengelolaan vegetasi pada lahan pertanian berlereng dapat membantu menanggulangi kerusakan lahan akibat longsor. Disamping itu vegetasi dengan tanaman buah-buahan dapat memberikan tambahan hasil bagi petani untuk meningkat ekonomi.

Kata kunci: Biofisik, vegetasi, longsor, areal pertanian

Diterbitkan pada Prosiding Seminar Nasional Pertanian Ramah Lingkungan. Hal. 319-328. Penyunting: Sulaeman et al. Bogor, 29 Mei 2013. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian. 2013

Hubungi Kami

Slogan Agro Inovasi

 
 
 

 

SCIENCE . INNOVATION . NETWORKS

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id, balittanah.isri@gmail.com
Telp :+622518336757 Fax :+622518321608; +622518322933