Simple Responsive Menu

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

Penggunaan Pembenah Tanah untuk Meningkatkan Produktivitas Tanaman Cabai Merah,
Menekan Erosi dan Perkolasi pada Lahan Kering Suboptimal

Ai Dariah, Sutono dan Neneng Laila Nurida
Peneliti Badan Litbang Pertanian pada Balai Penelitian Tanah, Jl. Tentara Pelajar 12, Cimanggu Bogor

Abstrak. Tanaman hortikultur seperti cabai merah (Capsicum Annum) memerlukan media tumbuh yang relatif baik untuk dapat berproduksi optimal. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan kualitas tanah jika komoditas ini akan diusahan pada lahan suboptimal seperti lahan kering masam. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dampak dari penggunaan pembenah tanah terhadap produktivitas tanaman cabai merah, laju erosi, aliran permukaan, serta perkolasi pada lahan lahan kering masam. Penelitian dilakukan dengan menggunakan lysimeter, yang dibangun di KP Taman Bogo Lampung. Rancangan percobaan adalah acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang diuji adalah kontrol, pembenah tanah 2,5 t ha-1, pembenah tanah 1 t ha-1, dan kompos pupuk kandang 7,5 t ha-1. Pembenah tanah yang digunakan berbahan dasar kompos diperkaya zeolit dan skim lateks. Hasil penelitian menunjukkan tinggi tanaman cabai merah pada perlakuan pembenah tanah dan pupuk kandang nyata lebih tinggi dibandingkan dengan kontrol. Tidak ada perbedaan nyata antara perlakuan pupuk kandang dosis 7,5 t ha-1 dan pembenah tanah dengan dosis 2,5 maupun 1 t ha-1. Perlakuan pembenah tanah, menghasilkan bobot tanaman cabai merah yang nyata lebih tinggi dibandingkan dengan kontrol, dan tidak berbeda nyata dengan perlakuan kompos pupuk kandang dengan dosis yang lebih tinggi, yaitu 7,5 t ha-1. Penggunaan pembenah tanah dengan dosis ≤2,5 t ha-1 belum efektif dalam menurunkan erosi dan aliran permukaan. Pada kedalaman 45 cm, jumlah air perkolasi perlakuan pembenah tanah pada kedalaman 45 cm nyata lebih kecil dibanding kontrol. Untuk perbaikan kualitas tanah penggunaan pembenah tanah dengan dosis 2,5 t ha-1 perlu dilakukan secara kontinyu.

Kata kunci: Cabai merah, pembenah tanah, aliran permukaan, erosi, perkolasi, lahan kering masam

Diterbitkan pada Prosiding Seminar Nasional Pertanian Ramah Lingkungan. Hal. 173-181. Penyunting: Sulaeman et al. Bogor, 29 Mei 2013. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian. 2013

Hubungi Kami

Slogan Agro Inovasi

 
 
 

 

SCIENCE . INNOVATION . NETWORKS

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id, balittanah.isri@gmail.com
Telp :+622518336757 Fax :+622518321608; +622518322933