Simple Responsive Menu

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

Peningkatan Produktivitas Jagung pada Lahan Kering Masam Ultisol Lampung
dengan Pupuk Hayati  dan Pupuk Organik Serasah Jagung

1Jati Purwani, 1Rasti Saraswati, 1Ratih Dewi Hastuti dan  2A. Prabowo,
1)Peneliti Badan Litbang Pertanian pada Balai Penelitian Tanah, Jl. Tentara Pelajar 12 Cimanggu, Bogor dan 2Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Lampung, Jl. Z.A. Pagar AlamNo. 1a, Rajabasa, Bandar Lampung

Abstrak. Pupuk hayati merupakan salah satu komponen penting dalam pengelolaan hara terpadu, dan merupakan suplemen pupuk kimia menuju pertanian ramah lingkungan.  Penambahan kotoran hewan kambing dan Arachis pintoi pada serasah jagung dalam proses pengomposan dengan dekomposer, yang kemudian diperkaya dengan pupuk hayati meningkatkan kandungan hara kompos yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon jagung terhadap pemberian pupuk  N, P dan K, pupuk hayati dan pupuk organik pada lahan kering masam Ultisol Lampung. Pupuk hayati yang digunakan mengandung mikroba pelarut fosfat (Biophos) dan bioregulator yang mengandung beberapa bakteri endofit (BioRegPlus). Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang terdiri atas 7 (tujuh) perlakuan dengan 3 ulangan, yaitu 1). P1 (Pupuk rekomendasi); 2). P2 (Dosis 1/2 rekomendasi); 3). P3 (P2+Biophos+ BioRegPlus + 5 t ha-1 kompos serasah jagung-A.pintoi); 4). P4 (P2+ Biophos + BioRegplus + 5 t ha-1 kompos serasah jagung-A.pintoi-pupuk kandang); P5 (P2 + Biophos + BioRegPlus +2,5 t ha-1 kompos serasah jagung-A.pintoi); P6 (P2+Biophos + BioRegplus + 2,5 t ha-1 kompos serasah jagung-A.pintoi-pupuk kandang); P7 (P2+Biophos+serasah jagung-kotoran hewan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P1 menghasilkan tinggi tanaman, bobot brangkasan dan bobot tongkol tertinggi. Sedangkan perlakuan P4 menunjukkan hasil pipilan jagung yang tertinggi (32,21 ku ha-1), sebesar 1,06 kali dari dosis rekomendasi (30,21 ku ha-1). Penambahan pupuk kandang  pada kompos meningkatkan kandungan hara K tanaman jagung.

 Kata kunci: Ultisols, jagung, pupuk hayati, kompos, serasah jagung, pupuk kandang

Diterbitkan pada Prosiding Seminar Nasional Pertanian Ramah Lingkungan. Hal. 119-127. Penyunting: Sulaeman et al. Bogor, 29 Mei 2013. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian. 2013

Hubungi Kami

Slogan Agro Inovasi

 
 
 

 

SCIENCE . INNOVATION . NETWORKS

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id, balittanah.isri@gmail.com
Telp :+622518336757 Fax :+622518321608; +622518322933