Simple Responsive Menu

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

Perbaikan Sifat Tanah dengan Dosis Abu Vulkanik Pada Tanah Oxisols

Tia Rostaman, Antonius Kasno, dan Linca Anggria

Abstrak. Abu vulkanik merupakan mineral yang memiliki potensi sebagai penambah sekaligus berfungsi memperkaya tanah dan memperbaiki sifat fisik. Tiap tanah memiliki tingkat kesuburan yang berbeda. Penelitian untuk mempelajari pengaruh abu vulkanik terhadap kesuburan tanah sangat diperlukan sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai pemberian dosis abu vulkanik terhadap berbagai jenis tanah. Penelitian merupakan percobaan pot yang berisikan tanah Oxisols di Rumah Kaca Laladon, Bogor, Jawa Barat, yang dimulai pada bulan Februari sampai dengan bulan April 2011. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap, dengan 6 perlakuan dan 3 ulangan. Dosis abu vulkanik yang diberikan adalah 0, 5, 10, 20, 40, dan 80 t ha-1. Setiap perlakuan ditambahkan 300 kg urea ha-1, 150 kg SP-36 ha-1, dan 200 kg KCl ha-1 sebagai pupuk dasar. Tanaman jagung hibrida varietas Pioneer 12 ditanam sebagai tanaman indikator. Parameter yang diamati hanya pertumbuhan vegetatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesuburan tanah yang digunakan untuk percobaan ini sedang, yang ditunjukkan oleh kadar C organic  2,20%, N-total 0,04%, P terekstrak Bray1 33 mg P2O5 kg-1, K-dd 0,01 cmol(+) kg-1, dan KTK 11,76 cmol(+) kg-1. Tanah yang dicampur abu vulkanik dengan kandungan bervariasi serta tingkat kesuburan yang berbeda, tidak nyata meningkatkan tinggi tanaman jagung serta terhadap kesuburan tanah untuk pertanian maupun perubahan sifat-sifat tanah terutama sifat kimianya.

Kata kunci: Abu vulkanik, dosis pupuk, pertumbuhan

Abstract. Volcanic ash is a mineral that has the potential to function as an enhancer as well as enrich the soil and improve physical properties. Each land has a different level of fertility. Research to study the effects of volcanic ash on soil fertility is necessary that further research is needed regarding the dosing of volcanic ash to various types of soil. Research is an experimental pot containing Oxisols soil in greenhouse Laladon, Bogor,West Java, which began in February to April 2011. The study was conducted using a completely randomized design with 6 treatments and 3 replications. Doses given volcanic ash were 0, 5, 10, 20, 40, and 80 t ha-1. Each treatment added 300 kg urea ha-1, 150 kg SP-36 ha-1, and 200 kg KCl ha-1 as basal fertilizer. Pioneer 12 hybrid corn varieties planted as an indicator. Parameters observed only vegetative growth. The results showed that the level of fertility of land used for the experiment was shown by C-organic content of 2.20%, 0.04% N-total, P extracted Bray1 33 mg P2O5 kg-1, K-dd 0.01 cmol(+) kg-1, and 11.76 CEC cmol(+) kg-1. Soils of volcanic ash mixed with varied content and different levels of fertility, not real high boost maize and on soil fertility for agriculture and changes in soil properties, especially its chemical properties.

Keywords: Volcanic ash, doses of fertilizer, growth

Diterbitkan pada Prosiding Seminar Nasional Teknologi Pemupukan dan Pemulihan Lahan Terdegradasi. Hal. 357-368. Penyunting: Wigena et al. Bogor, 29-30 Juni 2012. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian. 2012

Hubungi Kami

Slogan Agro Inovasi

 
 
 

 

SCIENCE . INNOVATION . NETWORKS

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id Telp :+622518336757
Fax :+622518321608; +622518322933