Simple Responsive Menu

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

Alternatif Teknik Konservasi Tanah untuk Pertanaman Kubis di Dataran Tinggi Kerinci

Umi Haryati, Dedy Erfandi, dan Yoyo Soelaeman

Abstrak. Hortikultura merupakan komoditas pertanian yang penting bagi pertumbuhan ekonomi dan sebagai salah satu sumber pendapatan petani untuk mendukung ketahanan pangan. Usahatani kubis banyak dilakukan di lahan kering dataran tinggi. Pengolahan tanah di lahan berlereng di dataran tinggi di daerah aliran sungai bagian hulu tanpa menerapkan teknik konservasi tanah yang tepat menyebabkan berbagai risiko yang membahayakan agroeupun off-site. Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi dan tanah KTA-4 memberikan perkembangan diameter tanaman terbaik. Teknik konservasi TKA-3 memberikan hasil tanaman tertinggi (32 t ha-1) diikuti oleh TKA-1 (31 t ha-1), TKA-2 (29 t.ha-1) dan TKA-4 memberikan hasil yang paling rendah (26 t ha-1). Semua teknik konservasi tanah yang diintroduksikan (KTA-2, KTA-3 dan KTA-4) telah dapat menurunkan erosi sampai erosi yang dapat diperbolehkan (tolerable soil loss) yaitu 13,46 t/ha/th. Teknik petani (KTA-1) masih menimbulkan erosi diatas laju erosi yang dapat diperbolehkan. Teknik konservasi KTA-2, KTA-3 dan KTA-4 dapat dijadikan alternative teknik konservasi tanah untuk pertanaman kubis di dataran tinggi.

Kata kunci: Teknik konservasi tanah, kubis, hasil tanaman, erosi

Diterbitkan pada Prosiding Seminar Nasional Teknologi Pemupukan dan Pemulihan Lahan Terdegradasi. Hal. 427-440. Penyunting: Wigena et al. Bogor, 29-30 Juni 2012. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian. 2012

Hubungi Kami

Slogan Agro Inovasi

 
 
 

 

SCIENCE . INNOVATION . NETWORKS

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id, balittanah.isri@gmail.com
Telp :+622518336757 Fax :+622518321608; +622518322933