Simple Responsive Menu

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

PENAMBANGAN SISTEM TERBUKA RAMAH LINGKUNGAN DAN UPAYA REKLAMASI PASCA TAMBANG
UNTUK MEMPERBAIKI KUALITAS SUMBERDAYA LAHAN DAN HAYATI TANAH

Environment Friendly Open Pit Mining Systems and Reclamation Post-Mining Efforts
to Improve the Quality of Land Resources and Soil Biodiversity

Subowo G.

Balai Penelitian Tanah, Jl. Ir. H. Juanda 98, Bogor 16123

ABSTRAK

Penambangan sistem terbuka konvensional banyak mengubah bentang lahan dan keseimbangan ekosistem permukaan tanah, menurunkan produktivitas tanah dan mutu lingkungan. Di lain pihak kegiatan penambangan yang baik dapat mendatangkan devisa, menekan pencemaran, menurunkan kemiringan lahan, memperbaiki ketebalan tanah lapisan atas, menurunkan kepadatan tanah, meningkatkan infiltrasi-perkolasi dan mengurangi erosi tanah. Pengendalian pelaksanaan penambangan terbuka dengan berorientasi pada pelestarian sumberdaya lahan dan hayati tanah dapat diupayakan dengan: (1) penambangan dilakukan secara blok, dimulai dari lereng paling bawah, (2) reklamasi/penimbunan lahan dilakukan secara langsung setelah selesai penambangan, (3) bentukan permukaan lahan dengan terasering dengan lebar bangku teras datar > 5 m, beda tinggi antar bangku teras < 2 m, kemiringan tebing ±60 %, (4) kupasan tanah lapisan pucuk (topsoil) ditempatkan kembali pada lapisan atas dengan ketebalan > 20 cm dan diperkaya dengan kapur, pupuk organik, pupuk anorganik ataupun pupuk hayati (5) biorehabilitasi dengan cacing tanah endogaesis dan penanaman legum sebagai tanaman pionir untuk mempercepat terciptanya suksesi alami, dan (6) pemeliharaan tanaman sampai mencapai klimaks ekosistem sesuai yang diharapkan.

Kata kunci : Penambangan terbuka, pelestarian, sumberdaya lahan, hayati tanah

ABSTRACT

Conventional open pit mining systems can changing the landscape and soil surface ecosystem balance, reducing soil productivity and environmental quality. On the other hand the good mining activities can increase national income, reduce pollution, decrease land slope, improve the thickness of topsoil, decrease soil density, increase infiltration- percolation and reduce soil erosion. Good implementation control of the open pit mining with the preservation of land resources and soil biodiversity can be achieved by: (1) mining blocks done from the bottom area, (2) reclamation carried out directly after the completion of mining, (3) formation of land surface with a wide terrace bench >5 m, vertical-interval bench terraces <2 m, the percentage of slope ± 60%, (4) removing the top layer of soil (topsoil) was placed back on the top layer with a thickness >20 cm and enriched with lime, organic matter, fertilizer or biofertilizer (5) biorehabilitation with endogeic earthworms and planting of legume cover crops as pioneer plants to accelerate the natural succession, and (6) maintenance up to a climax ecosystem as expected.

Keywords : Open pit mining, conservation, land resources, soil biodiversity

Makalah diterbitkan dalam Jurnal Jurnal Sumberdaya Lahan (Indonesian  Journal of Land Resources) Vol 5 No. 2, Desember 2011. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Departemen Pertanian

Hubungi Kami

Slogan Agro Inovasi

 
 
 

 

SCIENCE . INNOVATION . NETWORKS

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id, balittanah.isri@gmail.com
Telp :+622518336757 Fax :+622518321608; +622518322933