Simple Responsive Menu

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

PEMBERDAYAAN SUMBERDAYA LAHAN UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING
DAN NILAI TAMBAH PRODUK PERTANIAN

Empowerment of Land Resource to Increase Competitiveness and Added Value of Agricultural Product

Subowo G.
Balai Penelitian Tanah
Jl. Ir. H. Juanda No. 98, Bogor 16123

ABSTRAK

Dalam persaingan perdagangan bebas Indonesia menghadapi kesulitan akibat diberlakukannya standart mutu produk yang banyak ditentukan negara maju dari kawasan subtropis. Nilai tambah produk pertanian berbasis sumberdaya tropika tidak terakomodasikan secara proporsional, sehingga usahatani di Indonesia banyak menghadapi hambatan dan berdaya saing rendah. Penggalian daya saing wilayah spesifik lokasi Indonesia merupakan langkah yang tepat untuk dilakukan, selain dapat meningkatkan efisiensi produksi juga daya saing yang dimilikinya dan terlindung secara wilayah administrasi. Indonesia memiliki daya saing wilayah berupa energi matahari, curah hujan, deposit mineral, keanekaragaman komoditas pertanian, letak geografis, dan ketersediaan lahan untuk berproduksi sepanjang waktu. Pengaturan produksi pertanian dengan memperhatikan daya dukung dan daya saing spesifik wilayah akan meningkatkan efisiensi produksi dan meningkatkan nilai tambah dan harga jual produk. Pengaturan tataruang jenis komoditas dan perwilayahan yang tepat sesuai kebutuhan dan kedekatan pasar akan meningkatkan daya saing dan kesejahteraan petani. Pengembangan pangan fungsional, pilihan jenis komoditas, pengaturan waktu panen, dan penempatan wilayah panen merupakan daya saing produk pertanian Indonesia yang mutlak dan tidak dapat ditawar oleh wilayah lain.

Kata kunci : Daya saing, sumberdaya tropika, pangan fungsional, waktu panen, harga jual

ABSTRACT

In global free trade action, Indonesia has many rivalry constrain to involve on standart product quality need which determined by developed countries from subtropical area. Agriculture product added value based on tropical natural resource is not accommodated proportionally, so that the Indonesian farming system has faced many obstacle resulting low competitive. Competitiveness digging of Indonesian specific land resource is a step in the right direction to do, besides it can increase competitiveness and has protected by regionally regulation. The Indonesian spatial competitiveness are sun energy, rainfall, mineral deposit, diversity of agricultural commodities, geographical position, and agricultural land availability for spell of production. Agricultural production arrangement that considering land capacity and specific competitiveness will increase production efficiency, added value, and selling product. Arrangement of spatial plan of various commodities and correct zonation based on need and location of market will increase competitiveness and farmer welfare. Functional food development, commodity choice, harvest area placement and harvest time arrangement are absolute competitiveness of Indonesian agricultural product and can not be competed by other region.

 

Keywords : Competitiveness, tropical resources, functional food, harvest time, product price

Makalah diterbitkan dalam Jurnal Sumberdaya Lahan (Indonesian Journal of Land Resourcesl) Vol. 3 Nomor 2. Desember 2008. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Departemen Pertanian.

Hubungi Kami

Slogan Agro Inovasi

 
 
 

 

SCIENCE . INNOVATION . NETWORKS

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id, balittanah.isri@gmail.com
Telp :+622518336757 Fax :+622518321608; +622518322933