Simple Responsive Menu

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

Reformasi Pengelolaan Lahan Kering untuk Mendukung Swasembada Pangan

A. Abas Idjudin dan S. Marwanto

ABSTRAK

Lahan kering di Indonesia yang belum diusahakan secara intensif untuk pertanian relatif cukup luas (12,90 juta ha), yang disertai indeks pertanaman yang rendah terutama di luar P. Jawa, menunjukkan bahwa sebagian lahan ini belum dikelola secara baik. Kekurangan dan kelemahan pengelolaan lahan kering di Indonesia selama ini telah mengakibatkan degradasi berbagai fungsi tanah yang berdampak semakin beratnya usaha mensejahterakan masyarakat/bangsa. Memasuki era milenium ke 3 saat ini perlu dirumuskan kembali paradigma dan konsepsi tentang pengelolaan sumberdaya alam termasuk reformasi pengelolaan lahan kering. Berdasarkan pertimbangan faktor-faktor biofisik lahan kering berpotensi sedang sampai tinggi seluas 5,09 juta ha dan berpotensi rendah seluas 7,81 juta ha, dan kendala fisik lingkungan, untuk mendukung pemantapan swasembada pangan dapat ditempuh melalui program jangka pendek dan jangka panjang. Program jangka pendek adalah upaya-upaya yang terkoordinasi untuk membangun pertanian lahan kering yang produktif dengan memasyarakatkan teknologi dan inovasi baru melalui pendekatan pengelolaan tanaman dan sumberdaya lahan secara terpadu. Program jangka panjang adalah kelanjutan dan perluasan penerapan program jangka pendek secara bertahap, serta beberapa upaya lain untuk meningkatkan produksi pangan melalui optimalisasi pemanfaatan sumberdaya lahan kering, teknologi (pengendalian erosi tanah, pengembangan kolam penampung air, penataan distribusi air, dan sistem perbenihan) dan kelembagaan. Melalui reformasi pengelolaan lahan kering, akan diperoleh perkiraan produksi pangan sebanyak ± 11,34 juta ton padi gogo dan 6,91 juta ton kacang-kacangan per tahun. Reformasi pengelolaan lahan kering ini mutlak perlu dilaksanakan guna mendukung dan sekaligus memantapkan swasembada pangan di Indonesia sehingga tidak tergantung lagi pada pasokan impor pangan dari luar negeri.

Kata kunci :  Lahan kering, reformasi, swasembada pangan
Makalah diterbitkan dalam Jurnal Sumberdaya Lahan (Indonesian Journal of Land Resourcesl) Vol. 2 Nomor 2. Desember 2008. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Departemen Pertanian.

Hubungi Kami

Slogan Agro Inovasi

 
 
 

 

SCIENCE . INNOVATION . NETWORKS

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id Telp :+622518336757
Fax :+622518321608; +622518322933