Simple Responsive Menu

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

Mobilitas Sedimen dan Hara pada Sistem Sawah Berteras dengan Irigasi Tradisional

Sukristiyonubowo

ABSTRAK

Mobilitas sedimen dan hara pada sistem sawah berteras dengan irigasi tradisional telah diteliti di Desa Keji, Kabupaten Semarang pada Musim Hujan 2003-2004. Tujuan penelitian adalah mengevaluasi sedimen dan hara tanaman yang terbawa masuk melalui air irigasi dan yang terangkut keluar oleh larutan sedimen selama pertumbuhan tanaman padi dan mempelajari mobilitas sedimen dan hara tanaman pada musim hujan Perlakuan yang diuji, meliputi Praktek Petani, Praktek Petani + Jerami, Perbaikan Teknologi, dan Perbaikan Teknologi + Jerami. Debit air irigasi saat pelumpuran adalah yang tertinggi, dan bervariasi mulai 2,55 ± 1,23 sampai 3,10 ± 0,55 l detik-1. Sebaliknya, pada stadia vegetatif debit air irigasi adalah yang terkecil, yaitu antara 0,33 ± 0,15 dan 0,54 ± 0,15 l detik-1, dan pada stadia generatif antara 1,38 ± 0,28 dan 1,60 ± 0,06 l detik-1. Selanjutnya, debit larutan sedimen saat pelumpuran berkisar mulai 0,89 ± 0,20 sampai 1,31 ± 0,34 l detik-1. Pada stadia vegetatif debit larutan sedimen adalah yang terkecil, yaitu antara 0,21 ± 0,07 dan 0,78 ± 0,52 l detik-1, sedangkan pada stadia generatif antara 1,13 ± 0,06 dan 1,32 ± 0,09 l detik-1. Hanya pada saat pelumpuran sedimen yang terbawa masuk oleh air irigasi lebih kecil dari pada sedimen yang terangkut keluar oleh larutan sedimen. Banyaknya sedimen yang tersimpan adalah antara 647 sampai 1.589 kg ha-1 musim-1 dari total sedimen yang terbawa masuk oleh air irigasi antara 2.715 sampai 5.521 kg ha-1 musim-1. Sebaliknya, hara terlarut (nitrogen, fosfor dan kalium) yang terbawa masuk oleh air irigasi tersimpan di persawahan, yang bervariasi antara 7,20 - 13,62 kg N; 0,13 - 0,20 kg P; dan 7,25 - 13,42 kg K ha-1 musim-1. Secara statistik, antar perlakuan tidak menunjukkan perbedaan yang nyata, baik untuk jumlah sedimen maupun hara yang tersimpan. Hasil penelitian ini mendemonstrasikan adanya fungsi lain (external services) yang diberikan oleh sistem sawah berteras, selain sebagai tempat memproduksi beras

Kata kunci : Debit, Sedimen, Nitrogen, Fosfor, Kalium, Sawah berteras
Makalah diterbitkan dalam Jurnal Tanah dan Iklim (Indonesian Soil and Climate Journal) Nomor 28, Desember 2008. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberday

Hubungi Kami

Slogan Agro Inovasi

 
 
 

 

SCIENCE . INNOVATION . NETWORKS

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id, balittanah.isri@gmail.com
Telp :+622518336757 Fax :+622518321608; +622518322933