Simple Responsive Menu

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

Pengendalian Erosi dan Kahat Bahan Organik Tanah Pada Lahan Kering Berlereng
Mendukung Produksi Pangan Nasional

Juarsah, R.D. Yustika, dan A. Abdurachman

ABSTRAK

Laju peningkatan produksi bahan pangan nasional harus mampu mengimbangi laju peningkatan kebutuhan pangan seluruh penduduk Indonesia. Peluang yang dapat dimanfaatkan antara lain: (1) peningkatan produktivitas pertanian lahan kering yang telah ada, dan (2) pendayagunaan lahan kering terlantar. Namun, harus diwaspadai bahwa sebagian besar lahan kering di Indonesia memiliki lereng curam dan kurang subur, sehingga memerlukan teknologi tepat guna seperti pengendalian erosi dan pemupukan organik. Teknologi yang biasa dilakukan petani seperti pemupukan berimbang dan proteksi tanaman sudah tersedia yang dapat diterapkan secara sendiri-sendiri. Teknologi yang sudah ada akan lebih efektif dan efisien apabila keduanya digabungkan, misalnya dalam bentuk teras yang diperkuat dengan rumput pakan, rotasi tanaman pangan dengan tanaman penutup tanah, dan pertanaman lorong. Dalam ruang lingkup yang lebih luas, para petani dapat bergabung dalam kelompok-kelompok tani untuk mengelola usahatani tanaman pangan lengkap dengan teknologi konservasi dan diintegrasikan dengan usaha ternak. Usaha tani tersebut akan mampu menghasilkan bahan pangan nabati dan hewani yang menguntungkan, serta melestarikan lingkungan pertanian.

Makalah diterbitkan pada Prosiding Seminar Nasional dan Dialog Sumberdaya Lahan Pertanian. Buku II: Teknologi Pengelolaan Sumberdaya Lahan. Bogor, 18-20 November 2008. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Departemen Pertanian

Hubungi Kami

Slogan Agro Inovasi

 
 
 

 

SCIENCE . INNOVATION . NETWORKS

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id Telp :+622518336757
Fax :+622518321608; +622518322933