Simple Responsive Menu

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

Pengaruh Pupuk NPK AgrotoP (6:16:7) terhadap Sifat  Kimia Tanah Thapic Epiaquands
dan Hasil Ketimun

Sukristiyonubowo, I. Adami Sipahutar,  dan  A. Ishak Achmad

ABSTRAK

Pengaruh pupuk NPK majemuk Agrotop (6:16:7) terhadap sifat kimia tanah Thapic Epiaquands dan hasil ketimun telah diteliti di Desa Puntuk Rejo, Kabupaten Karanganyar. Penelitian bertujuan untuk mempelajari pengaruh pupuk NPK Agrotop terhadap sifat kimia tanah, pertumbuhan dan hasil ketimun. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan delapan perlakuan dosis pemupukan, masing-masing diulang 3 kali. Perlakuan mencakup (A0) kontrol, (A1) NPK standar, (A2) 150 kg NPK Agrotop ha-1, (A3) 300 kg NPK Agrotop ha-1, (A4) 450 kg NPK Agrotop ha-1, (A5) 600 kg NPK Agrotop ha-1, (A6) 300 kg NPK Agrotop ha-1 + ¼ NPK standar, (A7) 300 kg NPK Agrotop ha-1 + ½ NPK standar. Pupuk NPK standar berasal dari pupuk tunggal Urea, SP-36, dan KCl, masing-masing dengan dosis 100 kg urea ha-1, 100 kg SP-36 ha-1 dan 200 kg KCl ha-1, sesuai dengan dosis rekomendasi setempat. Pupuk NPK majemuk Agrotop mengandung 6,15 % N, 16,23 % P2O5 dan 6,87 % K2O. Pemberian pupuk NPK, baik NPK Agrotop maupun NPK standar, memperbaiki sifat kimia tanah Thapic Epiaquands yang meliputi N total, P total, K total dan P tersedia. Pemberian pupuk NPK  Agrotop (6:16:7) saja dengan dosis 300 kg ha-1 secara nyata meningkatkan jumlah buah dan berat total ketimun. Besarnya peningkatan jumlah buah dan hasil ketimun, masing-masing berkisar 13 %  dan 58 % jika dibandingkan dengan kontrol. Kombinasi antara pupuk NPK Agrotop dosis 300 kg ha-1 dengan NPK standar dosis 25-50 kg urea, 25-50 kg SP-36 dan 50-100 kg KCl ha-1 dapat meningkatkan jumlah buah dan hasil total ketimun sebanding dengan hasil ketimun yang dicapai pada pemberian NPK standar dosis rekomendasi, masing-masing sebesar 183 buah dan 20,67 t ha-1. Nilai Relative Agronomic Effectiveness, kombinasi antara pupuk NPK Agrotop dosis 300 kg ha-1 dengan ½ dosis NPK standar (50 kg urea, 50 kg SP-36 dan 100 kg KCl ha-1) sebanding dengan nilai RAE NPK standar, yaitu 100%. Hasil analisis usaha tani juga menunjukkan bahwa pupuk NPK standar dengan dosis rekomendasi dan kombinasi antara pupuk NPK Agrotop dengan dosis 300 kg ha-1 dengan ½ dosis NPK standar memberi tingkat keuntungan yang tinggi dengan nilai B/C ratio dan IBCR diatas one.

Makalah diterbitkan pada Prosiding Seminar Nasional dan Dialog Sumberdaya Lahan Pertanian. Buku II: Teknologi Pengelolaan Sumberdaya Lahan. Bogor, 18-20 November 2008. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Departemen Pertanian

Hubungi Kami

Slogan Agro Inovasi

 
 
 

 

SCIENCE . INNOVATION . NETWORKS

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id, balittanah.isri@gmail.com
Telp :+622518336757 Fax :+622518321608; +622518322933