Simple Responsive Menu

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

Kalibrasi P dan K Pada Lahan Sawah Intensifikasi Untuk Tanaman Padi Berproduksi Tinggi/Hybrida

D.A. Suriadikarta, dan A. Kasno

ABSTRAK

Penelitian ini dilaksanakan di lahan sawah petani, Desa Bakung Lor , Kecamatan Bakung, Kabupaten Cirebon. Penelitian bertujuan untuk mengetahui respon pemupukan P dan K terhadap tanaman padi berpotensi hasil tinggi/ hibrida, menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), masing-masing dengan 6 perlakuan takaran P, yaitu: 0, 50, 100, 150, 200, dan 250 kg SP-36/ha dan takaran K yaitu : 0, 50, 100, 150, 200, dan 250 kg KCl/ha, dengan 4 ulangan. Lahan sawah irigasi yang diteliti memiliki tanah yang bertipe mineral liat campuran, dengan status hara P dan K tinggi. Hasil penelitian menunjukan bahwa, pada lahan sawah berstatus P dan K tinggi pemupukan P dan K tidak respon, sehingga pemupukan P dan K tidak diperlukan. Pemupukan P dan K diperlukan hanya untuk mengganti kehilangan P dan K yang terbawa oleh bio masa tanaman. Akan tetapi pupuk P dan K dapat diberikan sebagai pemupukan perawatan untuk mengganti hara yang terangkut dalam panen. Diperlukan penelitian yang berkelanjutan untuk mengetahui berapa musim kemampuan tanah memenuhi kebutuhan hara P dan K untuk tanaman padi varietas Hibrida tanpa pemberian pupuk P. Karakteristik tanah dengan tipe mineral liat campuran sangat berperan dalam menyediakan unsur hara P dan K untuk tanaman padi

Makalah diterbitkan pada Prosiding Seminar Nasional dan Dialog Sumberdaya Lahan Pertanian. Buku II: Teknologi Pengelolaan Sumberdaya Lahan. Bogor, 18-20 November 2008. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Departemen Pertanian

Hubungi Kami

Slogan Agro Inovasi

 
 
 

 

SCIENCE . INNOVATION . NETWORKS

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id Telp :+622518336757
Fax :+622518321608; +622518322933