Simple Responsive Menu

Prosedur analisis yang diberikan dalam petunjuk teknis ini adalah prosedur rutin untuk analisis tanah, tanaman, air dan pupuk yang dilakukan di laboratorium kimia Balai Penelitian Tanah. Disebut rutin karena jenis-jenis penetapan ini biasa diminta oleh para pengguna jasa baik praktisi maupun peneliti pertanian. Laboratorium kimia tanah merupakan bagian dari laboratorium tanah, Balai Penelitian Tanah selain laboratorium biologi, laboratorium penelitian, laboratorium fisika, dan laboratorium mineral. Laboratorium tanah telah terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional, Badan Standardisasi Nasional sebagai laboratorium penguji mulai tahun 2004 di bawah No. LP-192-IDN.Analisis tanah memberikan data sifat fisika dan kimia serta status unsur hara di dalam tanah. Selain untuk uji tanah, analisis tanah juga diperlukan untuk klasifikasi tanah dan evaluasi lahan. Uji tanah digunakan dalam penelitian kesuburan agar dapat memberikan rekomendasi pemupukan untuk perbaikan kesuburan tanah dan peningkatan hasil pertanian. Analisis jaringan tanaman diperlukan untuk penelitian respon pemupukan, diagnosis penyakit yang disebabkan kekahatan atau keracunan unsur, dan rekomendasi pemupukan. Hasil analisis air dapat digunakan untuk penilaian kualitas air irigasi, tingkat erosi dan kuantitas pasokan atau intensitas pencucian hara dari suatu lahan. Analisis pupuk digunakan untuk uji mutu pupuk yang diperlukan dalam penelitian pertanian maupun perdagangan.

Hubungi Kami

Slogan Agro Inovasi

 
 
 

 

SCIENCE . INNOVATION . NETWORKS

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id, balittanah.isri@gmail.com
Telp :+622518336757 Fax :+622518321608; +622518322933