Simple Responsive Menu

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN TEKNOLOGI NANO BERBAHAN BAKU BATUAN ALAMI
DAN BAHAN ORGANIK UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PEMUPUKAN >35

RINGKASAN

Peningkatan produksi pangan dalam rangka mendukung program ketahanan pangan perlu di dukung oleh teknologi yang mampu meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk, ramah lingkungan dan mampu meningkatkan nilai produksi pangan. Penggunaan pupuk yang tidak berimbang menyebabkan kekurangan hara bagi tanaman dan sebaliknya menyebabkan keracunan dan polusi lingkungan bila digunakan berlebihan. Teknologi nano disebut-sebut dapat memecahkan permasalahan pertanian diatas dengan meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk dan air. Sehingga dengan teknologi nano ini, memungkinankan pemberian pupuk yang sesuai dengan kebutuhan tanaman (precision farming) serta penggunaan sensor-sensor berukuran nano untuk mendukung manajemen pengelolaan hara dan air (smart system farming). Untuk itu sebagai lembaga penelitan yang menangani pupuk untuk pertanian, Balai Penelitian Tanah memulai suatu penelitian tentang teknologi nano di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) mempelajari teknologi nano untuk membuat formulasi pupuk nano, dan 2) mendapatkan formula pupuk nano dari bahan batuan alami  dan bahan organik, atau campuran keduanya dan 3) arah dan strategi pengembangan teknologi nano di bidang pertanian di Indonesia. Untuk tahun pertama penelitian diawali dengan studi literatur dan magang untuk mempelajari teknologi nano di bidang pertanian terutama untuk meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk. Selanjutnya dipelajari metoda pembuatan (formulasi) pupuk nano dari bahan batuan alami dan bahan organik. Batuan alami seperti rock phosphate merupakan sumber unsur hara P yang mudah didapat dan telah dipergunakan secara langsung maupun sebagai bahan pembuatan pupuk. Demikian juga bahan organik yang merupakan bahan amelioran penting dalam sistem produksi pertanian, terdapat dalam jumlah yang banyak dan beragam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi pupuk dengan P alam berukuran nano yang dikombinasikan dengan ekstrak bahan organik memberikan hasil tinggi dan berat kering tanaman lebih baik dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Hasil inkubasi pupuk P alam berukuran halus juga menunjukkan ketersediaan P lebih tinggi dalam tanah. Sehingga dengan demikian beberapa formula pupuk mengandung P alam berukuran halus dan ekstrak pukan ayam dapat dipilih untuk penelitian tahap selanjutnya.

Kata kunci : teknologi nano, pupuk, efisiensi

Hubungi Kami

Slogan Agro Inovasi

 
 
 

 

SCIENCE . INNOVATION . NETWORKS

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id, balittanah.isri@gmail.com
Telp :+622518336757 Fax :+622518321608; +622518322933