Simple Responsive Menu

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

PENGEMBANGAN DECISION SUPPORT SYSTEM (DSS) KONSERVASI TANAH DAN AIR SKALA USAHATANI
UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI PERENCANAAN KONSERVASI TANAH

Abstrak

DSS Konservasi Tanah yang telah dikembangkan sejak tahun 2005 telah menghasilkan prototype yang diberi nama SPLaSH versi 1. Dari hasil uji coba pada tingkat end-user yang dilakukan di 4 BPTP yakni Jabar dan Jateng (pada TA-2007) serta Sumsel dan Lampung (pada TA-2008), dinyatakan bahwa program SPLaSH versi 1 tergolong user-friendly, dengan syarat data yang diperlukan untuk menjalankan model sudah tersedia dalam sistem data base model ini. Pada TA-2008 telah dihasilkan SPLaSH 1.03 yang telah dilengkapi dengan data erosivitas hujan, dengan studi kasus di Provinsi Jabar dan Jateng. Tujuan penelitian TA-2009 adalah:  melakukan uji coba (verifikasi) tingkat kegunaan dan kemudahan DSS konservasi tanah dan air (SPLaSH versi 1.03) pada tingkat pengguna atau pemakai (end-user), menambah/melengkapi basisdata spasial erosivitas hujan (peta Iso-Eroden) pada paket program SPLaSH versi 1.03, menyusun basisdata spasial erodibilitas tanah (peta erodibilitas tanah) untuk paket program SPLaSH versi 1.04; dan, mengembangkan DSS konservasi tanah dan air (proto-type SPLaSH versi 2.01 atau GeoSPLaSH) yang dapat digunakan pada skala DAS. Uji coba telah dilaksanakan di BPTP Lampung dan BPTP Jawa Tengah. Hasil uji coba menunjukkan bahwa SPLaSH versi 1.03 tidak dapat dioperasikan pada semua program komputer. SPLaSH versi 1.03 hanya dapat dioperasikan pada Window XP, sedangkan pada Window 98 dan Vista, SPLaSH 1.03 tidak dapat beroperasi dengan baik. Meskipun telah dilengkapi dengan data erosivitas spasial, pengguna masih berpendapat bahwa  ketersediaan data tabular masih diperlukan. Penyusunan basis data erosivitas sudah berhasil dilakukan untuk wilayah Provinsi Lampung dan Provinsi Sumatera Selatan. Nilai erosivitas berkisar antara <500 hingga 5.000 yang tersebar di berbagai kabupaten. Untuk nilai erodibilitas tanah, terdapat 10 Sub DAS di Provinsi Jawa Barat dan 2 Sub DAS di Provinsi Jawa Tengah yang berhasil disusun basis data tabularnya. Sedangkan basis data spasial yang berhasil dibangun meliputi 4 Sub DAS di Jawa Barat yaitu Sub DAS Cipeles, Sub DAS Cikapundung, Sub DAS Cisadane dan Sub DAS Citarik. Integrasi basis data spasial erodibilitas ke dalam program SPLaSH menghasilkan SPLaSH 1.04. Kompatibilitas program SPLaSH 1.04 terhadap jenis operasi komputer masih sama dengan SPLaSH 1.03. Sedangkan prototype GeoSPLaSH telah berhasil disusun sebagai DSS konservasi tanah dan air dimana sistemnya mampu beroperasi dalam skala DAS. Prototype ini masih perlu penyempurnaan pada isi basis data yang belum lengkap dan tampilan.

Hubungi Kami

Slogan Agro Inovasi

 
 
 

 

SCIENCE . INNOVATION . NETWORKS

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id, balittanah.isri@gmail.com
Telp :+622518336757 Fax :+622518321608; +622518322933