Simple Responsive Menu

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mikroflora Tanah Multiguna (MTM) untuk Keberlanjutan Produktivitas Lahan Pertanian

PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN TEKNOLOGI MIKROFLORA TANAH MULTIGUNA (MTM)
UNTUK KEBERLANJUTAN PRODUKTIVITAS LAHAN PERTANIAN

Abstrak

Lahan pertanian merupakan salah satu sumberdaya alam yang penting untuk dipelihara dan dilindungi, diperbaiki kualitas dan kapasitas produksinya. Produktivitas yang tinggi dan keanekaragaman mikroba yang hidup di dalamnya secara berkesinambungan mentransformasi hara dari residu tanaman menjadi sumber hara N, P dan hara lainnya yang dapat digunakan oleh tanaman. Ketepatan manajemen tanah akan mempengaruhi komunitas mikroba dalam degradasi bahan organik sepanjang musim tanam. Perubahan ciri fisika, kimia, dan biologi tanah yang dihasilkan dari praktek manajemen dapat mengubah lingkungan tanah pendukung pertumbuhan populasi dan keanekaragaman mikroba dan fauna tanah, sehingga praktek manajemen yang dilakukan harus mempertimbangkan lingkungan agar tidak merusak keanekaragaman hayati. Keanekaragaman hayati yang terpelihara akan  memperbaiki kualitas tanah, sehingga  akan tercapai pertanian berkelanjutan. Tujuan  penelitian ini adalah untuk mempelajari  (1) hubungan antara aktifitas biologi mikroba (enzim β-glucosidase dan dehidrogenase) dengan kematangan kompos (C/N rasio) dan (2) teknik aplikasi pupuk hayati MTM dalam meningkatkan efisiensi pemupukan dan produktivitas padi sawah. Penelitian terdiri atas dua kegiatan yaitu di rumah kaca dan di lapangan. Penelitian di rumah kaca dengan judul  “Hubungan antara aktivitas mikroba dengan kematangan kompos” dilakukan di rumah kaca dengan menggunakan berbagai sumber karbon dan bentuk inokulan seperti cair, tepung. Penelitian di lapangan dengan judul “Teknik aplikasi pupuk hayati MTM dalam meningkatkan efisiensi pemupukan dan produktivitas padi sawah”,  dilaksanakan di Pusakaratu, Subang, Jawa Barat terdiri dari 9 perlakuan dengan 3 ulangan sebagai berikut 1). Dosis rekomendasi  (N- BWD, P dan K PUTS), 2). Dosis rekomendasi N- BWD, P-PUTS + Jerami sisa tanaman + MDec, 3). Perlakuan 2 + BioNutrient, 4) Perlakuan 2 + RPTT, 5). P-PUTS (tanpa N dan K) + BioNutrient, 6). P-PUTS (tanpa N dan K) + RPTT, 7). P-PUTS (tanpa N dan K) + PHG 50 kg/ha, 8).  Jerami disemprot MDec + Bio Nutrient + Pukan,  9). Jerami disemprot MDec + Hasil fermentasi mikroorganisme lokal. Hasil pengamatan terhadap tinggi tanaman menunjukkan bahwa perlakuan 7 (P-PUTS + PHG 50 kg/ha) menunjukkan tinggi tanaman yang setara dengan perlakuan pemupukan sesuai rekomendasi pemupukan PUTS.

Hasil penelitian  menunjukkan bahwa pengomposan bahan organik jerami dengan menggunakan inokulan MDec tepung menunjukkan hasil yang sama dengan MDec cair. Untuk pengomposan tandan kosong kelapa sawit penggunaan MDec cair lebih bagus dibandingkan MDec tepung dalam menurunkan C/N rasio. Sedangkan untuk pengomposan blotong, penggunaan MDec cair dan MDec tepung memberikan pengaruh yang sama dalam menurunkan C/N rasio.digunakan dibandingkan MDec tepung pembentukan anakan padi sawah memerlukan pemupukan kimia N, P, dan K.

Pada percobaan teknik aplikasi pupuk mikroba di lapang menunjukkan bahwa berat jerami tertinggi dicapai pada perlakuan Dosis rekomendasi (N-BWD, P dan K PUTS+Jerami sisa tanaman disemprot MDec. Sedangkan hasil gabah tertinggi dicapai pada perlakuan Dosis rekomendasi (N-BWD, P dan K PUTS+Jerami sisa tanaman disemprot MDec+ BioNutrient hasil gabah sebesar 7,60 t/ha. Pemberian BioNutrient tidak menunjukkan pengaruh yang nyata. Pemberian pupuk hayati hanya pada saat tanam belum mampu untuk mendukung pertumbuhan tanaman dengan umur yang relatif panjang, sehingga diperlukan pemberian pupuk hayati dengan frekuensi yang lebih intensif.

Pembenaman jerami sisa tanaman disemprot Mdec dan inokulasi BioNutrient atau RPTT pada bibit padi saat tanam memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap hasil jerami dan hasil gabah dibandingkan hanya dengan pemupukan kimia saja.

Hubungi Kami

Slogan Agro Inovasi

 
 
 

 

SCIENCE . INNOVATION . NETWORKS

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id, balittanah.isri@gmail.com
Telp :+622518336757 Fax :+622518321608; +622518322933