Simple Responsive Menu

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

PENELITIAN PENGELOLAAN TANAH UNTUK OPTIMALISASI LAHAN KERING
MENDUKUNG PENINGKATAN PRODUKSI PANGAN

Abstrak

Teknologi pemanfaatan pembenah tanah yang berbahan baku limbah pertanian yang sulit terdekomposisi belum banyak diteliti di daerah tropik khususnya Indonesia.  Karena itu diperlukan serangkaian penelitian yang bertujuan untuk (1) mendapatkan bahan baku pembenah tanah (arang) berbahan baku limbah pertanian yang sulit terdekomposisi yang berkualitas untuk merehabilitasi lahan, (2) mendapatkan formulasi pembenah tanah arang (biochar) dengan komposisi yang tepat untuk merehabilitasi lahan, dan (3) memperbaiki kualitas sifat fisik tanah dengan menggunakan bahan pembenah tanah berupa arang limbah pertanian guna meningkatkan produksi tanaman.  Hasil penelitian laboratorium menunjukkan bahwa melalui proses pembakaran tidak sempurna (pirolisis), jumlah arang yang dihasilkan sekitar 18,0-53,5%. Tempurung kelapa, kulit buah kakao dan sekam padi menghasilkan arang yang paling tinggi bila dibakar selama 3.5 jam, sedangkan hasil arang tertinggi dari tempurung kelapa sawit dicapai bila dibakar selama 1 jam. Kemampuan meretensi air paling tinggi dicapai bila dilakukan pembakaran selama 1 jam untuk arang tempurung kelapa dan tempurung sawit, serta pembakaran 3,5 jam untuk arang kulit buah kakao dan sekam padi. Kadar C-organik arang tempurung kelapa tergolong paling rendah yaitu hanya sebesar 1,37-1,70%, selain itu kandungan unsur hara makro yang terkandung dalam arang tempurung kelapa juga tergolong paling rendah baik yang dibakar 1 jam, 2 jam maupun 3,5 jam. Dengan pertimbangan sifat fisik dan kimia arang yang dihasilkan, maka telah terpilih 3 jenis bahan arang (biochar) terbaik yaitu kakao dengan lama pembakaran 3,5 jam; tempurung kelapa sawit dengan lama pembakaran 1 jam dan sekam padi dengan lama pembakaran 3.5 jam. Hasil percobaan di rumah kaca dengan menggunakan tanah kering masam dari Tamanbogo menunjukkan bahwa aplikasi formula SP75, SP50 dan KS50 ( dosis 5 t/ha) menghasilkan sifat fisik dan  kimia terbaik serta pertumbuhan tanaman yang tidak berbeda nyata hingga umur 8 MST. Hasil pengujian di lapang belum dapat dilaporkan karena masih dalam proses analisis.

Hubungi Kami

Slogan Agro Inovasi

 
 
 

 

SCIENCE . INNOVATION . NETWORKS

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id, balittanah.isri@gmail.com
Telp :+622518336757 Fax :+622518321608; +622518322933