Simple Responsive Menu

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

PENELITIAN TEKNOLOGI PENGELOLAAN HARA PADA SISTEM PERTANIAN ORGANIK

Abstrak

Teknologi pengelolaan hara dan pemanfaatan pupuk hayati dan biota tanah serta indikator biologi perlu diteliti untuk meningkatkan produktivitas lahan pertanian organik. Pada tahun anggaran 2008 penelitian direncanakan terdiri dari 1 kegiatan percobaan laboratorium dan 3 kegiatan percobaan lapang yang akan dilaksanakan pada agroekosistem lahan kering dan lahan sawah, yaitu: (1) Indikator biologi pada sistem pertanian sawah organik (2) Teknologi pemanfaatan biota tanah untuk optimalisasi produktivitas lahan pertanian organik (3) Pengelolaan hara terpadu pada sayuran dalam sistem pertanian organik (4) Pengelolaan hara terpadu pada padi sawah pada sistem pertanian organik dan semi organik. Tujuan penelitian adalah: (1) mengkaji keanekaragaman hayati  pada sistem pertanian organik. (2) menentukan organisme tanah dan proses-proses  biologis dalam tanah yang dapat digunakan sebagai indikator  untuk mengevaluasi kesuburan biologis tanah pada pertanian organik.(3) mendapatkan teknologi pemanfaatan biota tanah untuk optimalisasi produktivitas lahan pertanian organik.(4) mendapatkan formulasi pupuk organik yang efektif dan efisien sesuai persyaratan budidaya organik (5) mendapatkan formulasi pupuk organik dan anorganik pada padi sawah (6) mendapatkan teknologi pengelolaan hara terpadu untuk sayuran dan padi sawah organik dan semi organik serta mengevaluasi dan memonitor perubahan kualitas fisik, kimia dan biologi tanahnya. (7) mendapatkan informasi neraca hara N, P dan K untuk sayuran dan padi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada sistim sawah organik, semi organik dan konvensional tidak menunjukkan perbedaan yang nyata terhadap parameter aktivitas dehidrogenase. Sedangkan sistim pengelolaan sawah semi organik memberikan jumlah populasi nematoda tertinggi, diikuti sistim sawah organik dan terendah pada sistim sawah konvensional. Populasi fauna tanah pada lahan percobaan cukup tinggi yaitu sebesar 79 ekor/m2. Tanah awal di Permata Hati Farm  cukup subur kecuali hara mikro Zn rendah, perlakuan pupuk organik diharapkan dapat meningkatkan kadar C-organik dan Zn tanah. Kadar hara pupuk organik yang digunakan di Permata Hati Farm menunjukkan kadar C-organik pukan kambing dan ayam cukup tinggi berturut-turut sebesar  18,54 dan 13,01% dan rasio C/N berturut-turut yaitu 14 dan 15. Kandungan hara makro N, P, K dan Ca serta hara mikro Mn dan Cu pukan ayam lebih tinggi dari pukan kambing. Kompos sisa tanaman (wortel dan brangkasan jagung) dan batang pisang  mempunyai kandungan C-organik yang lebih rendah dari pukan. Sifat biologi tanah awal yang digunakan untuk penelitian menunjukkan bahwa respirasi tanah dan C-mic cukup tinggi, sedangkan populasi total bakteri rendah. Tinggi tanaman dan jumlah anakan bawang daun serta tinggi tanaman kembang kol umur 30 HST umumnya tidak menunjukkan perbedaan yang nyata antar perlakuan. Tanah Sragen mempunyai pembatas kadar K potensial dan K dapat ditukar rendah. Pupuk organik yang digunakan untuk penelitian di Sragen yaitu pukan kambing, ayam dan sapi mempunyai mutu yang cukup baik, dimana pukan ayam mengandung hara N, P, K dan Ca yang lebih tinggi dari pukan kambing dan sapi. Perlakuan pukan ayam + Azolla memberikan tinggi tanaman padi umur 8 MST tertinggi sebesar 116,6 cm dan jumlah anakan padi 6 MST tertinggi dicapai oleh perlakuan pukan sapi + arang sekam. Hasil analisis sifat kimia tanah awal di Taman Bogo menunjukkan bahwa kandungan C- organik, K –potensial dan K dapat ditukar tergolong rendah, sehingga merupakan  faktor pembatas terhadap pertumbuhan tanaman padi. Perlakuan jerami diharapkan dapat meningkatkan kadar  C-organik dan K tanah. Perlakuan pupuk organik berpengaruh nyata terhadap bobot jerami kering, gabah kering dan gabah 1000 butir padi sawah IR 64. Perlakuan NPK dosis rekomendasi + 5 t jerami/ha meningkatkan bobot gabah kering secara nyata yaitu sebesar 4,14 t/ha, terjadi peningkatan bobot gabah kering sebesar 73% dibandingkan kontrol (tanpa pupuk).

Hubungi Kami

Slogan Agro Inovasi

 
 
 

 

SCIENCE . INNOVATION . NETWORKS

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id Telp :+622518336757
Fax :+622518321608; +622518322933