Simple Responsive Menu

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

Pembenah Tanah untuk Meningkatkan Produktivitas Lahan Pertanian
The Use of Soil Conditioners to Increase Agricultural Land Productivity

Ai Dariah, S. Sutono, Neneng L. Nurida, Wiwik Hartatik, dan Etty Pratiwi

Abstrak. Pembenah tanah (soil conditioner) dapat digunakan untuk mempercepat pemulihan kualitas tanah. Tulisan ini menguraikan prinsip pemanfaatan pembenah tanah, jenis dan klasifikasi pembenah tanah, fungsi utama dan efek pembenah tanah terhadap kualitas tanah dan produktivitas tanaman, pengembangan pembenah tanah untuk pemulihan lahan pertanian, serta peluang dan kendala pengembangan pembenah tanah. Penggunaan pembenah tanah utamanya ditujukan untuk memperbaiki kualitas fisik, kimia, dan/atau biologi tanah, sehingga produktivitas tanah menjadi optimum. Pembenah tanah ada yang bersifat alami maupun buatan (sintetis). Berdasarkan senyawa atau unsur pembentuk utamanya, pembenah tanah bisa dibedakan sebagai pembenah tanah organik, hayati, dan mineral. Penggunaan pembenah tanah yang bersumber dari bahan organik sebaiknya menjadi prioritas utama, selain terbukti efektif dalam memperbaiki kualitas tanah dan produktivitas lahan, juga bersifat terbarukan, insitu, dan relatif murah, serta bisa mendukung konservasi karbon dalam tanah. Kelemahannya adalah dibutuhkan dalam dosis relatif tinggi. Beberapa pembenah mineral juga efektif dalam meningkatkan kualitas tanah, namun tetap harus disertai dengan penggunaan pembenah tanah organik. Penggunaan pembenah tanah sintetik perlu diuji terlebih dahulu dari segi dampak negatifnya terhadap lingkungan, selain pertimbangan harga yang umumnya relatif mahal, meski dosis yang digunakan relatif rendah.

Kata kunci: Pembenah Tanah / Kualitas Tanah / Produktivitas Lahan

Abstract. Soil conditioner can be used to improve the recovery of soil quality. This paper mainly discuss on the use of soil conditioner, type and classification, function and its effect on soil quality and crop productivity, as well as the potency and challenge of using soil conditioner for recovery of the degraded agricultural land. The main role of soil conditioner is to improve soil physical, chemical and biological conditions and to provide optimum condition for soil productivity. There are natural and synthetic soil conditioners. Based on its component, they can be grouped as organic, biologic and mineral soil conditioner. The use of organic soil conditioner is strongly recommended as it proven very effective in improving soil quality and land productivity. Other benefits in using organic soil conditioner are their properties such as renewable, available in situ, and relatively less expensive. It also can support the conservation of carbon in the soil, but has the weakness associated with the high application rate. Some mineral soil conditioner is also effective in improving soil quality unless it’s combined organic soil conditioner. The use of synthetic soil conditioner should be evaluated for its negative impact on the environment prior to application and for its relatively expensive, although it is used at relatively low doses.

Keywords: Soil Conditioner / Soil Quality / Land Productivity

(Diterbitkan pada Jurnal Sumberdaya Lahan (Indonesian Journal of Land Resources)) Volume 9 Nomor 2, Desember 2015. Hal. 67-84. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Kementerian Pertanian).

 

  1. Berita Terbaru
  2. Kunjungan
  3. Info Teknologi
  4. Info Aktual
  5. Capaian/Penghargaan
  6. Peta
  7. Poster
Indahnya Desa Bobojong: Hamparan Budidaya Padi dalam Kegiatan Penelitian Reformulasi Pupuk

Indahnya Desa Bobojong: Hamparan Budidaya Padi dalam Kegiatan Penelitian Reformulasi Pupuk

07 April 2021
Pancaran mentari pagi yang cerah menyinari perjalanan kami dari tempat penginapan ke tempat tujuan, Desa…
Pertanian Organik Produsen Pangan Sehat

Pertanian Organik Produsen Pangan Sehat

01 April 2021
Masyarakat semakin menyadari akan kesehatan pangan, membuat sistem pertanian organik dapat diterima di Indonesia. Sistem…
Rapid Test Untuk Tanah dan Pupuk

Rapid Test Untuk Tanah dan Pupuk

29 March 2021
Balai Penelitian Tanah (Balittanah), Balai Besar Sumberdaya Lahan Pertanian, Balitbangtan kembali melakukan pengawalan untuk pengelolaan…
Rekomendasi Pupuk untuk Si Wangi Apakah Sudah Sesuai?

Rekomendasi Pupuk untuk Si Wangi Apakah Sudah Sesuai?

19 March 2021
Siapa yang tidak mengenal beras pandan wangi, produk lokal unggulan dari Kabupaten Cianjur yang memiliki…
Pengembangan TIK Lingkup BBSDLP

Pengembangan TIK Lingkup BBSDLP

19 March 2021
TIK singkatan dari Teknologi Informasi dan Komunikasi. Pengertian Teknologi Informasi dan Komunikasi adalah teknologi yang…
Peningkatan Dosis Pupuk Tidak Selalu Meningkatkan Hasil Tanaman

Peningkatan Dosis Pupuk Tidak Selalu Meningkatkan Hasil Tanaman

18 March 2021
Pagi yang cerah di 15 Maret 2021, telah dilaksanakan Bimtek inovasi teknologi Balitbangtan dengan materi…
TIK Adalah untuk Perubahan yang Inovatif

TIK Adalah untuk Perubahan yang Inovatif

17 March 2021
TIK singkatan dari Teknologi Informasi dan Komunikasi. Pengertian TIK adalah teknologi yang berhubungan dengan pengambilan,…
Ngawi Sing Ngangeni sebagai Lumbung Padi Jawa Timur

Ngawi Sing Ngangeni sebagai Lumbung Padi Jawa Timur

17 March 2021
Jumlah penduduk yang terus meningkat akan diikuti peningkatan kebutuhan pangan yang signifikan. Diskusi lain, luasan…
Berbagi Pengalaman: “Sistem Budidaya Jagung Zig-zag di Lahan Kering Masam”

Berbagi Pengalaman: “Sistem Budidaya Jagung Zig-zag di Lahan Kering Masam”

15 March 2021
Lahan kering masam adalah tantangan bagi pertanian Indonesia. Dengan luas lahan masam yang mendominasi dari…
Kunjungan Tim Peneliti Balitbu

Kunjungan Tim Peneliti Balitbu

04 July 2019
Pada tanggal 4 Juli 2019 Balai Penelitian Tanah (Balittanah) menerima kunjungan tim peneliti dari Balai…
Supervisi PUI Pengelolaan Tanah Presisi

Supervisi PUI Pengelolaan Tanah Presisi

04 July 2019
Balai Penelitian Tanah (Balittanah), Balitbangtan, Kementan adalah salah satu dari 15 lembaga Pusat Unggulan Iptek…
Kunjungan Pelaku IKM Kabupaten Sukabumi

Kunjungan Pelaku IKM Kabupaten Sukabumi

28 June 2019
Balitbangtan-Balai Penelitian Tanah mendapat kunjungan dari Pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kabupaten Sukabumi, berjumlah…
Kunjungan Tim RDA-AFACI, Korea

Kunjungan Tim RDA-AFACI, Korea

11 June 2019
Pagi ini Balittanah mendapat kunjungan Tim dari RDA (Rural Development Administration)-AFACI, yaitu Dr. Byonggu Ko…
Kunjungan Mahasiswa Universitas Tidar

Kunjungan Mahasiswa Universitas Tidar

10 April 2019
Dalam rangkaian kunjungan mahasiswa beserta dosen Universitas Tidar Magelang ke Kampus Pertanian Cimanggu Bogor, sebanyak…
Kepala Balittanah Lakukan Kunjungan Kerja Ke KP Taman Bogo

Kepala Balittanah Lakukan Kunjungan Kerja Ke KP Taman Bogo

08 February 2019
Dalam rangka melakukan konsolidasi internal dan menyampaikan informasi terkini, Kepala Balai Penelitian tanah (Balittanah), Dr…
Kunjungan Lapang dan FGD Teknologi Pengelolaan Lahan Kering Masam Untuk Tanaman Jagung

Kunjungan Lapang dan FGD Teknologi Pengelolaan Lahan Kering Masam Untuk Tanaman Jagung

06 September 2018
Pada hari Rabu tanggal 5 September 2018, telah dilaksanakan acara kunjungan lapang dan FGD terkait…
Kunjungan Tim Biochar ke Lahan Petani di Desa Banyubang

Kunjungan Tim Biochar ke Lahan Petani di Desa Banyubang

19 February 2018
Pada tanggal 15 Februari 2018, tim kerja sama penelitian “Biochar sebagai Salah Satu Bentuk Adaptasi…
Kunjungan ICRAF Principal Scientist on Land Health Desicion

Kunjungan ICRAF Principal Scientist on Land Health Desicion

25 January 2018
Bertempat di Ruang Rapat II Balittanah mendapat kunjungan Dr. Keith Shepherd (ICRAF Principal Scientist on…
Peran Lignoselulolitik Merombak Limbah Serat Tinggi menjadi Pupuk Organik Granul (POG)

Peran Lignoselulolitik Merombak Limbah Serat Tinggi menjadi Pupuk Organik Granul (POG)

30 April 2015
Limbah Pertanian dan Limbah Industri berupa, sekam padi, kelapa sawit, jerami padi dan serbuk gergaji,…
Pengukuran Cadangan Karbon Tanah Gambut

Pengukuran Cadangan Karbon Tanah Gambut

09 May 2014
Lahan gambut merupakan penyimpan karbon dalam jumlah sangat besar. Karbon yang terkandung di dalam tanah…
Simpanan Karbon dan Emisi CO2 Lahan Gambut

Simpanan Karbon dan Emisi CO2 Lahan Gambut

16 April 2012
SIMPANAN KARBON DAN EMISI CO2 LAHAN GAMBUT Tanah gambut menyimpan C yang jauh lebih tinggi…
Penelitian Pengomposan dengan “DSAplus” Selulotik dan Lignolitik 25%

Penelitian Pengomposan dengan “DSAplus” Selulotik dan Lignolitik 25%

15 September 2011
Penelitian Pengomposan dengan “DSAplus” Selulotik dan Lignolitik <5 Hari untuk Pembuatan Foliar Biofertilizer dan Biostimulant…
Teknologi Pengelolaan Lahan Berbasis Sistem Usaha Tani Integrasi Tanaman Ternak (SITT) untuk Meningkatkan Kualitas Tanah >15% Mendukung Program Swasembada Daging Sapi (PSDS)

Teknologi Pengelolaan Lahan Berbasis Sistem Usaha Tani Integrasi Tanaman Ternak (SITT) untuk Meningkatkan Kualitas Tanah >15% Mendukung Program Swasembada Daging Sapi (PSDS)

15 September 2011
Teknologi Pengelolaan Lahan Berbasis Sistem Usaha Tani Integrasi Tanaman Ternak (SITT) untuk Meningkatkan Kualitas Tanah…
Pemanfaatan Teknologi Nano untuk Meningkatkan Efisiensi Pupuk>25%

Pemanfaatan Teknologi Nano untuk Meningkatkan Efisiensi Pupuk>25%

15 September 2011
Pemanfaatan Teknologi Nano untuk Meningkatkan Efisiensi Pupuk>25% Study on nanotechnology to improvefertilizerefficiency>25% Dalam upaya mencapai…
Pengelolaan Lahan dan Pemupukan untuk Meningkatkan Produktivitas Hortikultura >20% Mendukung Pengembangan Kawasan Hortikultura

Pengelolaan Lahan dan Pemupukan untuk Meningkatkan Produktivitas Hortikultura >20% Mendukung Pengembangan Kawasan Hortikultura

13 September 2011
Pengelolaan Lahan dan Pemupukan untuk Meningkatkan Produktivitas Hortikultura >20% Mendukung Pengembangan Kawasan Hortikultura Land Management…
Teknologi Pengelolaan Lahan dan Pemupukan untuk Meningkatkan Produktivitas Lahan >15%, Pemupukan>35%, Mendukung P2BN

Teknologi Pengelolaan Lahan dan Pemupukan untuk Meningkatkan Produktivitas Lahan >15%, Pemupukan>35%, Mendukung P2BN

13 September 2011
Teknologi Pengelolaan Lahan dan Pemupukan untuk Meningkatkan Produktivitas Lahan >15%, Pemupukan >35%, Mendukung P2BN Technology…
Cara Cepat Deteksi Hara Tanah dan Pupuk

Cara Cepat Deteksi Hara Tanah dan Pupuk

25 March 2021
Penduduk meningkat, kebutuhan pangan bertambah Ketersediaan lahan sawah makin berkurang, terkonversi menjadi lahan non pertanian.…
Teknik Pengayaan Pupuk Organik dengan Mikroba

Teknik Pengayaan Pupuk Organik dengan Mikroba

25 February 2021
+ 65% lahan sawah di Indonesia memiliki kandungan bahan organik (BO) rendah sampai sangat rendah,…
Konservasi Tanah pada Budidaya Pertanian

Konservasi Tanah pada Budidaya Pertanian

03 February 2021
Konservasi tanah dalam arti luas adalah penempatan setiap bidang tanah pada cara penggunaan yang sesuai…
Petunjuk Teknis Pengambilan Contoh Pupuk dan Pembenah Tanah

Petunjuk Teknis Pengambilan Contoh Pupuk dan Pembenah Tanah

29 January 2021
Ketahanan pangan merupakan kebijakan yang telah dicanangkan oleh pemerintah. Ketahanan pangan yang kuat akan mendukung…
RKA-KL

RKA-KL

22 June 2020
RKA-KL Tahun 2019
Proceeding 1st International Conference on Biofertilizers and Biopesticides

Proceeding 1st International Conference on Biofertilizers and Biopesticides

15 May 2020
Proceeding 1st International Conference on Biofertilizers and Biopesticides
Perpustakaan

Perpustakaan

26 February 2019
Balai Penelitian Tanah (Balittanah) merupakan Perpustakaan khusus, yang fungsi utamanya menyediakan informasi sesuai dengan mandat…
Kegiatan 2018

Kegiatan 2018

31 January 2019
RPTP (Rencana Penelitian Tingkat Peneliti) 1. Penelitian Formulasi Pupuk dan Pembenah Tanah, Penyusunan dan Penyempurnaan…
Kegiatan 2017

Kegiatan 2017

31 January 2019
RPTP (Rencana Penelitian Tingkat Peneliti) 1. Penelitian Penyusunan Informasi Geospasial dan Sistem Pengelolaan Sumberdaya Lahan…
Peta-peta Lahan Kering dan Lahan Sawah Kab. Bangka Tengah

Peta-peta Lahan Kering dan Lahan Sawah Kab. Bangka Tengah

03 February 2016
Lahan Kering:- Peta Observasi- Peta Kadar C-Organik- Peta Status Hara Fosfat- Peta Status Hara Kalium-…
Peta-peta Fosfat Sawah Jawa Tengah

Peta-peta Fosfat Sawah Jawa Tengah

09 August 2012
1. Fosfat Sawah Cirebon 2. Fosfat Sawah Jawa Tengah dan Yogyakarta
Peta-peta C-Organik Sawah Jawa Tengah

Peta-peta C-Organik Sawah Jawa Tengah

09 August 2012
1. C-Organik Sawah Cirebon 2. C-Organik Sawah Jawa Tengah dan Yogyakarta 3. C-Organik Sawah Madiun…
Peta-peta Kalium Sawah Jawa Timur

Peta-peta Kalium Sawah Jawa Timur

06 August 2012
1. Kalium Sawah Denpasar 2. Kalium Sawah Jawa Timur 3. Kalium Sawah Madiun 4. Kalium…
Fosfat Sawah Jawa Timur

Fosfat Sawah Jawa Timur

06 August 2012
1. Fosfat Sawah Denpasar 2. Fosfat Sawah Jawa Timur 3. Fosfat Sawah Madiun 4. Fosfat…
Peta-peta C-Organik Sawah Jawa Timur

Peta-peta C-Organik Sawah Jawa Timur

06 August 2012
1. C-Organik Sawah Denpasar 2. C-Organik Sawah Jawa Timur 3. C-Organik Sawah Madiun 4. C-Organik…
   
   
   
   
   

Hubungi Kami

Slogan Agro Inovasi

 
 
 

 

SCIENCE . INNOVATION . NETWORKS

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id, balittanah.isri@gmail.com
Telp :+622518336757 Fax :+622518321608; +622518322933