Balittanah

SDM Profil Peneliti Fisika dan Konservasi Tanah Prof. Dr. Ir. Fahmuddin Agus, M.Sc
Banner-balittanah1
Banner-balittanah2
BioNutrien
Bannerbalittanah5
Bannerbalittanah5
banner7
banner8
banner9
banner10
banner11
KarywanBalittanah
Antikorupsi1
Antikorupsi2
Antikorupsi3
Antikorupsi4
slide3
slide1
slide2

 
Nama : Prof. (Research). Dr. Ir. Fahmuddin Agus, M.Sc
NIP : 195901101986031001
Pendidikan : S3
Bidang Keahlian : Konservasi Tanah dan Air
Jabatan Fungsional : Peneliti Utama
Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Profil

Prof. Dr. Ir. Fahmuddin Agus, M.Sc memperoleh gelar sarjana pertanian jurusan Ilmu Tanah pada tahun 1983 dari Universitas Andalas, Padang. Gelar Master of Science (MSc.) dan Doctor of Philosophy (PhD) di bidang Soil Science didapatkan dari North Carolina State University, Raleigh, USA, berturut-turut pada tahun 1989 dan 1993. Profesor Riset diperoleh setelah melakukan orasinya pada September 2012.    
Saat ini yang bersangkutan menekuni penelitian di bidang mitigasi iklim, terutama yang berhubungan dengan perubahan penggunaan dan pengelolaan lahan. Antara tahun 2006-2008 yang bersangkutan mengkoordinir penelitian kerjasama dengan National Institute for Agricultural Science and Technologi (NIAST), Korea di bidang nutrient balance pada sistem pertanian organik sayuran. Pada tahun yang sama kerjasama dengan World Agroforestry Centre (ICRAF) di bidang pengelolaan tanah pasca tsunami di Aceh juga ditekuninya. Antara tahun 2001-2006 yang bersangkutan menekuni penelitian di bidang multifungsi pertanian; suatu kerjasama penelitian yang melibatkan negara anggota ASEAN dan Jepang. Bidang penelitian lain yang pernah ditekuni adalah bidang hidrologi dan pengelolaan daerah aliran sungai.
Dari tahun 2002 sampai 2005 yang bersangkutan menjabat sebagai Kepala Balai Penelitian Tanah. Yang bersangkutan adalah anggota Global Steering Group (GSG) dan national coordinator untuk Alternative to Slash and Burn Consortium.

Publikasi

No Judul Judul Buku dan Penerbit

Tahun

1. Agricultural Land Conversion As A Threat To Food Security. Prosiding Multifungsi revitalisasi Pertanian.
Badan Litbang Pertanian
2006
2. Potensi Lahan Mendukung Revitalisasi Pertanian. Prosiding Multifungsi revitalisasi Pertanian.
Badan Litbang Pertanian
2006
3. Potensi sumber daya lahan untuk pengembangan jarak pagar
(Jatropha curcas L.) di Indonesia.

Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian

2006
4. Agricultural land conversion as a threat to food security and environmental quality. Indonesian Journal of Agricultural Research
and Development
2006
5. Environmental multifunctionality of Indonesian agriculture. Jurnal Paddy Water Environment 2006
6. Penetapan kadar air tanah dengan time domain reflectometry (TDR). Buku Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian 2006
7. Penetapan konduktivitas hidrolik tanah dalam keadaan jenuh: metode lapang. Buku Sifat Fisik Tanah dan Metode Analisisnya. Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian 2006
8. Penetapan berat jenis partikel tanah. Buku Sifat Fisik Tanah dan Metode Analisisnya. Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian 2006
9. Penetapan kadar air tanah dengan neutron probe. Buku Sifat Fisik Tanah dan Metode Analisisnya. Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian 2006
10. Penetapan konduktivitas hidrolik tanah tidak jenuh: Metode Lapang. Analisisnya. Buku Sifat Fisik Tanah dan Metode Analisisnya. Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian 2006
11. Penetapan Tekstur Tanah Lahan Pertanian. Buku Sifat Fisik Tanah dan Metode Analisisnya. Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian 2006
12. Judicious use of land resources for sustaining Indonesian rice self sufficiency. Proceedings International Rice Conference. BB Padi 2006
13. EPILOG. Buku Tanah Sawah Bukaan Baru. Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian 2007
14. Guidelines Land Suitability Evaluation with a case map of Aceh Barat District. Indonesian Soil Research Institute and  World Agroforestry Centre (ICRAF) 2007
15. Cadangan, emisi, dan konservasi karbon pada lahan gambut (Stock, emissions and conservation of carbon in peatland). Bunga Rampai Konservasi Tanah dan Air . Indonesian Soil and Water Conservation Society, Jakarta. (In Indonesian) 2007
16. Lahan Gambut: Potensi untuk Pertanian dan Aspek Lingkungan. Indonesian Soil Research Institute and  World Agroforestry Centre (ICRAF) 2008
17. Agricultural crop options for Aceh Barat District, Nanggroe Aceh Darussalam Province. Indonesian Soil Research Institute and  World Agroforestry Centre (ICRAF) 2008
18. Environmental risks of farming on peatland. Proceedings International Workshop on Post Tsunami Soil Management. Indonesian Soil Research Institute and NSW Department of Primary Industry. Bogor, Indonesia and Wallongbar, Australia 2008
19. Aspek lingkungan lahan sawah. Balai Besar Penelitian Padi 2008
20. Properties of tsunami-affected soils and the management implication. Proceedings 2nd International Salinity Forum, 31 March-3 April 2008, Adelaide, Australia 2008
21. Pelestarian Sumberdaya Lahan Tanaman Padi (Preserving paddy land). Padi: Inovasi Teknologi dan Ketahanan Pangan, Buku I. BB Padi 2008
22. Kontribusi lahan sawah terhadap pelestarian lingkungan (Contributions of paddy farming on the environment). Padi: Inovasi Teknologi dan Ketahanan Pangan, Buku I. BB Padi 2008
23. Swiddens in transition: shifted perceptions on shifting cultivators in Indonesia. World Agroforestry Centre Occasional Paper 09. ICRAF 2008
23. Pupuk organik dan pupuk hayati pada sistem pertanian sayuran organik. Prosiding Semnas Sumberdaya Lahan lingkungan Pertanian. Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian 2008
24. Analisis Finansial dan keuntungan yang hilang dari pengurangan emisi karbon diolksida pada perkebunan kelapa sawit. Jurnal Litbang Pertanian. Badan Litbang Pertanian
2009
vol. 28, no. 4
 
25. Carbon budget in land use transitions to plantation. Indonesian Journal of Agricultural Research and Development 2009, 29 (4)
26. Nutrient Balance and Vegetable Crop Production as Affected by Different Sources of Organic Fertilizers. Jurnal Korean J. Soil Sci. Fert. 42(1): 1-13 2009
27. Panduan Metode Pengukuran Karbon Tersimpan di Lahan Gambut (Guidelines for measuring carbon stock in peatland). Buku Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian Bogor and World Agroforestry Centre, SEA, Bogor, Indonesia. (In Indonesian) 2009
28. Mitigasi perubahan iklim pada berbagai sistem pertanian di lahan gambut di Kabupaten Kubu Raya dan Pontianak, Kalimantan Barat (Mitigation of climate change from various land use systems in Kubu Raya and Pontianak Districts, West Kalimantan). Buku Kementrian Riset dan Teknologi dan Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan, Bogor. (In Indonesian) 2009
29. Alternative tree crops for reconstruction of the green infratructure post-tsunami in the coastal areas of aceh barat distric. Journal of Agricultural science. Badan Litbang Pertanian 2009
30. Carbon budget and management strategies for conserving carbon in peatland: Case study in Kubu Raya and Pontianak Districts, West Kalimantan, Indonesia. Proceedings of International Workshop on Evaluation and Sustainable Management of Soil Carbon Sequestration in Asian Countrie 2010
31. Root respiration interferes with peat CO2 emission measurement. 19th World Congress of Soil Science, Soil Solutions for a Changing World, 1 – 6 August 2010, Brisbane, Australia. 2010
32. Petunjuk Praktis Pengukuran Cadangan Karbon  Tanah Gambut. World Agroforestry Centre, SEA dan BBSDLP 2011
33. Variabilitas cadangan karbon pada berbagai penggunaan lahan gambut di Kab Kubu Raya dan Pontianak, Kalimantan Barat Jurnal tanah dan iklim No.35 2012
34. Review of emission factor for assesment of CO emission from land use change to oil palm RSPO, Kuala Lumpur 2013
35. Oil palm and land use change in Indonesia, Malaysia and Papua New Guenia RSPO, Kuala Lumpur 2013
36. Historycal CO2 emission from land cover change from the oil palm industri in Indonesia, Malaysia and Papua New Guinea RSPO, Kuala Lumpur 2013
37. Development in soil clasification land use planning and policy implication ,innovation thinking of soil inventory for land use planning ands management of land resources the Netherland 2013
 38. Evaluasi kesesuaian dan rekomendasi, penggunaan lahan untuk pertanian Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh     2013
 39. Membangun kembali aceh:belajar dari hasil penelitian dan program rehabilitasi aceh pasca tsunami   World Agroforestry Centre  2013
 40. Peat respiration at various water contens and laterite application controlled laboratory    2013
 41. Is CO2,Flux from oil palm flantation on peatland controlled by soil moisture and/or soil on air temperature?    2013
 42. Emission reduction options for peatland in the Kubu Raya and Pontianak Districts, West Kalimantan, Indonesia    2013
 43. Relationship between distance sampling and carbon dioxide emision under oil palm plantation  Journal of tropical soils vol.18,No.2  2013
44. Ammeliorant application on variationof carbon stock and ashcontent on peatland south kalimantan   2013
45. Environmental and sustainable issues of indonesia agriculture   2013
46. Characteristics and land patential vegetable development and Temanggung Distrct, Central Java   2013
47. The Dynamic of tsunami affected soil properties in Aceh   2013
48. The RSPO green house gas calculator for oil palm product   2013
49. Konservasi tanah dan karbon untuk mitigasi perubahan iklim mendukung keberlanjutan pembangunan nasional Badan Litbang pertanian.
Naskah orasi profesor riset 
2013
50. Measuring carbon stock in peat soil,practical,guide lines World Agroforestry Centre 2013
51. Recommendations on the design of national monitoring systems relating the costs of monitoring to the expected benefits of higher quality of data   2013
 52. Kehilangan karbon dalam bentuk fluk CO2 pada berbagai jenis penggunaan lahan gambut di Provinsi Riau  Prosiding international seminar mitigation and adaptation on climate change  2013
 53.  Root And peat Based Co2 Emission From oil palm plantation    
 54.  Distribution properties anal carbon stock of Indonesia peatland