Balittanah

Banner-balittanah1
Banner-balittanah2
BioNutrien
Bannerbalittanah5
Bannerbalittanah5
banner7
banner8
banner9
banner10
banner11
KarywanBalittanah
Antikorupsi1
Antikorupsi2
Antikorupsi3
Antikorupsi4
slide3
slide1
slide2

Finalisiasi draft Permentan Pupuk An-organik

Bertempat di Ruang Rapat II Balai Penelitian Tanah (Balittanah) telah dilakukan sosialisasi dan finalisiasi draft Permentan 43/2011 tentang Tatacara Pendaftaran Pupuk An-organik.

Public hearing untuk lahirnya Permentan yang baru tersebut juga sudah dilaksanakan di Kementan. Peneliti Balai Penelitian Tanah (Balittanah), Badan Litbang Pertanian, Kementan banyak terlibat dalam pembahasan PTM tersebut, setelah Plublic hearing ada beberapa hal yang perlu direspon dari masyarakat.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala BBSDLP (Dr. Dedi Nursyamsi) dan sekitar 25 peneliti dan staf laboratorium penguji Balittanah dibuka oleh Kepala Balittanah (Dr. Husnain).

Kepala BBSDLP dalam arahannya,  menyampaikan tiga hal, yaitu (1) Tim pupuk Balitbangtan yang sudah dibentuk akan diperluas selain pupuk, adalah pestisida, sehingga perlu melibatkan peneliti Balingtan dan Balitro dan Balit-balit lainnya; (2) Mengantisipasi perkembangan ilmu pengetahuan, perlu langkah-langkah antisipatif terhadap perkembangan pupuk dalam arti luas. Badan Litbang Pertanian adalah dalam posisi legislator pembuat undang-undang dan harus berpihak dan bekerja untuk Kementerian Pertanian dan petani; (3) PTM harus disesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, terkait ketelitian alat dan batasan untuk lingkungan. Kepentingan pemerintah, pengusaha dan petani yang akan membangun pertanian secara bersama-sama. (Joko Purnomo dan Moch. Iskandar, 28/04/2017).