Simple Responsive Menu

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

Peningkatan Dosis Pupuk Tidak Selalu Meningkatkan Hasil Tanaman

Pagi yang cerah di 15 Maret 2021, telah dilaksanakan Bimtek inovasi teknologi Balitbangtan dengan materi Rekomendasi Pemupukan NPK dan Reformulasi 15-10-12 Spesifik Lokasi di Gubug Tani milik Kelompok Tani Krasak Dukuh, Desa Krasakageng, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Bimtek yang diikuti oleh sekitar 37 peserta yang terdiri atas petani dan penyuluh dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan covid-19 sepanjang pelaksanaan bimtek. Pembagian dan pemakaian masker, menjaga jarak dalam posisi tempat duduk, penyediaan tempat cuci tangan, serta pembagian hand sanitizer.

Pada kesempatan ini, Kepala Balitbangtan Dr Fadry Djufry melalui Kepala Balai Penelitian Tanah Dr. Ladiyani Retno Widowati menyampaikan bahwa dimasa pandemi covid-19, pertanian harus tetap berjalan dengan baik, bahkan lebih digiatkan lagi. Pertanian merupakan sektor yang tangguh yang memberikan respon positif terhadap perekonomian di Indonesia.

Pada bimtek yang dihadiri oleh Kabid Tanaman Pangan dari Dinas Tanaman Pangan dan Penyuluhan Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah Siswo Yuwono, S.IP, dimana dalam sambutannya menyampaikan bahwa Dinas Tanaman Pangan dan Penyuluhan mengapresiasi sangat tinggi atas dilaksnakannya bimtek dan sekaligus tempat penelitian dari Balittanah.

Narasumber pada bimtek ini, Ir. A. Kasno, M.Si menyampaikan materi Rekomendasi Pemupukan NPK dan Reformulasi 15-10-12 Spesifik Lokasi. Kasno menyampaikan bahwa pengaruh pemupukan pada tanah sangat spesifik di setiap lokasi, peningkatan dosis pupuk tidak selalu meningkatkan hasil tanaman. Oleh karenanya perlu adanya analisis tanah untuk memberikan rekomendasi pemupukan sesuai dengan status hara tanah dan kebutuhan tanaman.

Pengaruh pemupukan sangat dipengaruhi oleh status hara tanah, kemasaman tanah, sifat fisik dan biologi tanah, serta jenis tanaman dan varietas. Pengaruh pemupukan pada tanah sangat spesifik dan berbeda disetiap lokasi. Peningkatan dosis pupuk tidak selalu meningkatkan hasil tanaman. pada saatnya akan terjadi peningkatan dosis yang tidak meningkatkan hasil tanaman. Hal ini mengakibatkan terjadinya pemborosan pupuk, pendapatan petani menurun, menghambat kematangan tanaman (terlalu banyak pertumbuhan vegetatif), batang-batang lemah dan mudah roboh, mengurangi daya tahan terhadap penyakit, tanaman mudah terserang penyakit seperti blast, sheath blight, bercak daun.

Kesadaran petani untuk menggunakan pupuk organik masih kalah dengan beratnya aplikasi pupuk organik tersebut. Masih terjadinya praktik pembakaran jerami juga menjadi masalah tersendiri bagi pengelolaan lahan. Fungsi dan peran pupuk organik antara lain memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah, Menggantikan sebagian kecil pupuk an-organik (hara makro dan mikro), menstimulir pertumbuhan tanaman (mengandung zat pengatur tumbuh).

Narasumber kedua yaitu Dr. Diah Setyorini menyampaikan materi bagaimana cara mengetahui pupuk yang benar, memberikan kesadaran kepada petani untuk selalu peduli dengan apa yang dibeli untuk pertanian. Petani dalam diskusinya menyampaikan bahwa pupuk yang dipakai adalah apa yang tersedia dipasar saja serta. Petani banyak belum mengetahui kualitas pupuk yang beredar. Tentu hal ini menjadi tugas tersendri bagi PPL sebagai pendamping di lapangan untuk memberikan edukasi kepada petani tentang pemilihan pupuk yang benar.

Peserta bimtek diajak melihat langsung penelitian uji multilokasi pupuk NPK Phonska 15-10-12.

Rangkaian acara Bimtek ini juga diisi dengan penyerahan Perangkat Uji Tanah Sawah (PUTS) sebagai bahan diseminasi inovasi Balittanah kepada kelompok tani Krasak Dukuh. Petani yang dibimbing oleh PPL Kecamatan Sragi melakukan praktik penggunaan PUTS. #Jayalah Pertanian Indonesia# (HW, AFS, M.Is).

Hubungi Kami

Slogan Agro Inovasi

 
 
 

 

SCIENCE . INNOVATION . NETWORKS

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id, balittanah.isri@gmail.com
Telp :+622518336757 Fax :+622518321608; +622518322933