Simple Responsive Menu

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

TIK Adalah untuk Perubahan yang Inovatif

TIK singkatan dari Teknologi Informasi dan Komunikasi. Pengertian TIK adalah teknologi yang berhubungan dengan pengambilan, pengumpulan, pengolahan, penyimpangan, penyebaran, dan penyajian informasi.

TIK adalah payung besar terminologi yang mencakup seluruh peralatan teknis untuk memproses dan menyampaikan informasi. TIK mencakup dua aspek yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi.

Dalam tiga hari kedepan dari hari ini, 17 s/d 19 Maret 2021, Balitbangtan melaksanakan Koordinasi Pengelolaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) lingkup Balitbangtan di Savero Hotel Depok yang diikuti oleh 30 peserta off line (tatap muka) dan 60 peserta online (daring) pengelola TIK UK/UPT lingkup Balitbangtan dengan tetap menggunakan prosedur prokes Pandemi Covid-19.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Balitbangtan, Dr. Haris Syahbuddin, DEA. Dalam sambutannya Dr. Haris menyampaikan antara lain bahwa digitalisasi sangat penting untuk pembangunan pertanian yang  lebih maju. Oleh karena itu perlunya peningkatan infrastruktur dan SDM TIK untuk meningkatkan layanan yang cepat. Tujuan pertemuan TIK ini antara lain manfaatnya untuk mengakselerasi kinerja Balitbangtan, katanya. Lebih lanjut Dr. Haris berharap kepada petugas pengelolaa TIK di UK/UPT lingkup Balitbangtan untuk terus menderaskan informasi yang satu arah dan terus menyeleraskan teknologi informasi sesuai tuntutan kinerja saat ini.

Nara sumber pertama dalam acara ini berasal dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Rachmad Erwanto yang mempresentasikan “Website Penetration Test & Security”. Dalam paparannya, Erwanto menjelaskan mengenai perkembangan di tahun 2020 banyaknya Mobile Phone yang digunakan yaitu 345 juta device dari 274 juta penduduk Indonesia. Selanjutnya pengguna internet sejumlah 202 juta orang dari total penduduk Indonesia; dan pengguna Sosmed 170 juta orang dengan urutan pertama adalah YouTube, diiikuti oleh WA, dan IG. Selanjutnya Erwanto memaparkan penduduk Indonesia menggunakan internet selama 8 jam 52 menit per harinya di tahun 2020.

Selanjutnya Narasumber kedua, Dr. Reza Chandra dosen Universitas Gunadharma  mempresentasikan “Pemanfaatan Google Analytics”. Dalam paparannya Chandra antara lain mengemukakan “Google Analytics merupakan alat bantu untuk memantau traffic website”. “Google Analitycs juga menyediakan beragam data terkait kinerja website”. Di akhir paparannya Chandra mengatakan “Jenis data Google Analytics adalah: (1) Realtime; (2) Demografi pengunjung; (3) Perilaku pengunjung; (4) Jumlah traffic; (5) Sumber traffic; (6) Kecepatan website.

Peserta dalam kegiatan ini begitu “hidup” dan bersemangat dalam diskusi mengenai kemajuan TIK di seputar pembangunan pertanian dalam mendukung program kerja pemerintah.

Dua hari kedepan masih banyak topic-topik menarik yang akan dipresentasikan oleh nara sumber pada acara Koordinasi Pengelolaan TIK lingkup Balitbangtan ini. (M.Is).

Hubungi Kami

Slogan Agro Inovasi

 
 
 

 

SCIENCE . INNOVATION . NETWORKS

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id, balittanah.isri@gmail.com
Telp :+622518336757 Fax :+622518321608; +622518322933