Simple Responsive Menu

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

Akhir Tahun  2020 Ditutup Dengan Pembahasan Proposal DIPA 2021

Penajaman keluaran dan metodologi dituangkan pada kegiatan Pembahasan Proposal DIPA 2021 di Balittanah pada 29 dan 30 Desember 2021. Tanpa menyiakan waktu yang terbatas dipenghujung tahun 2020, kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan agar kegiatan penelitian dapat dimulai diawal tahun guna mendukung target Kementerian Pertanian untuk melakukan realisasi 30%, maka kegiatan ini dilaksanakan. Sebagai salah satu UPT di bawah koordinasi Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian, Badan Litbang Pertanian; Balai Penelitian Tanah mempunyai tugas pengelolaan tanah dan hara tanaman.

Pembahasan dibuka oleh Kepala Balai Penelitian Tanah, Dr. Ladiyani Retno Widowati, MSc. pada pukul 09.00 pagi dimana dalam arahannya beliau menyampaikan bahwa pembahasan ini bertujuan untuk meningkatkan akurasi metodologi, product oriented, dan menyesuaikan kebutuhan pengguna dan penelitian  dapat dilaksanakan dengan target waktu yang tidak terlalu lama.

Evaluator pembahasan ini menghadirkan Prof. Dr. Hasil Sembiring dan Dr. Ai Dariah untuk RPTP 1 (Pengelolaan Lahan Sawah Berkelanjutan Untuk Mendukung Peningkatan Produksi Padi), Dr. Sri Rochayati dan Dr. Wiwik Hartatik untuk RPTP 2 (Pengelolaan Tanah Pada Lahan Kering Masam Untuk Mendukung Sistem Pertanian Presisi), Prof. Dr. Rasti Saraswati dan Dr. Diah Setyorini (Pengelolaan Lahan Presisi Untuk Mendukung Peningkatan Produksi Tanaman Perkebunan dan Hortikultura), Ir. Anny Mulyani, MSi, Dr. Maswar, dan  Dr. Setyono Hadi untuk RPTP 4 (Sistem Informasi Pengelolaan Tanah), dan Dr. Neneng L. Nurida dan Dr Maswar  untuk RDHP dan PNBP.

Pada kesempatan ini dibahas 21 ROPP dari 4 RPTP dan 3 RODHP dari 1 RDHP yang mewakili ekosistem Lahan Sawah Intensifikasi (LSI), Lahan Kering Masam (LKM) untuk tanaman pangan, perkebunan, dan hortikultura, serta pembangunan database dan sistem informasi.  Pemaparan dan diskusi selama 2 hari berjalan dengan baik, banyak masukan yang membangun. Adanya relokasi anggaran di TA 2020, membuat terjadinya pelambatan capaian output inovasi teknologi. Oleh karenanya pada TA 2021 maka seluruh peneliti diminta untuk bergerak cepat diawal tahun dalam upaya mengejar keterlambatan tersebut.

Keluaran  kegiatan penelitian ini akan mendukung penyediaan inovasi teknologi dengan Tingkat Kesiapan Teknologi (TKT) antara 4 – 6. Selanjutnya inovasi ini akan dikembangkan oleh UK maupun dikaji oleh BPTP  dan akan mengeluarkan produk inovasi dengan TKT 7 – 9.  Dengan adanya tuntutan inovasi bagi upaya pencapaian swasembada pangan dan kelestarian pertanian dengan produktivitas tinggi, kegiatan evaluasi ini akan diagendakan setiap tahun dan dimonitor efektivitasnya dengan evaluasi keluaran diakhir tahun.  Dengan pelaksanaan kegiataan ini, Balittanah dapat menutup tahun 2020 penuh dengan makna dan siap menyongsong tahun 2021 dengan penuh semangat berkarya untuk memajukan pertanian Indonesia. (LRW, AFS, M.Is).

Hubungi Kami

Slogan Agro Inovasi

 
 
 

 

SCIENCE . INNOVATION . NETWORKS

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id, balittanah.isri@gmail.com
Telp :+622518336757 Fax :+622518321608; +622518322933