Simple Responsive Menu

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

Membangkitkan Lumbung Pangan di Lahan Rawa Pasang Surut Dengan Teknologi Pemupukan Berimbang Tepat Guna 

Target utama pembangunan pertanian saat ini adalah tercapainya swasembada pangan dan peningkatan produksi beberapa komoditas strategis, terutama padi.  Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengoptimalkan pemanfaatan lahan rawa pasang surut. Secara nasional luas lahan rawa mencapai 34,13 juta hektar yang tersebar di pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Papua. Dari luasan tersebut, yang berpotensi untuk pertanian lahan basah sekitar 14,185 juta hektar, sedangkan yang berpotensi untuk perluasan lahan pertanian khususnya lahan sawah sekitar 5,12 juta hektar.

Besarnya potensi yang ada tersebut memicu kita untuk dapat mengoptimalkannya diantaranya dengan penerapan teknologi spesifik lahan rawa. Namun, hingga saat ini penerapan teknologi oleh petani di lahan rawa masih tertinggal dibandingkan dengan lahan sawah beririgasi, sehinga perlu pembinaan dan penyuluhan yang lebih intens dan efektif.  Guna mengakselerasi proses deseminasi teknologi tersebut langsung kepada petani di lahan rawa pasang surut dan lebak maka Balai Penelitian Tanah, BBSDLP, Balitbangtan bekerjasama dengan PT. Tritarma Wirakarsa membuat demonstration plot (Demplot) untuk terkait aplikasi pupuk Mikro VernoTM  yang diharapkan dapat mengatasi permasalahan di lahan rawa yaitu terjadi keracunan besi akibat oksidasi pirit. 

Sebagai bagian dari kegiatan demplot tersebut, pada Senin, 24 Agustus 2020 telah dilaksanakan kegiatan panen perdana kegiatan penelitian aplikasi pupuk mikro VernoTM di lahan sulfat masam di Desa Murung Keramat, Kec. Belawang, Kab. Barito Kuala, Kalimantan Selatan. Pada demplot seluas 2 ha ini ditanam padi varietas Inpara 2 dan padi Hibrida Supadi 89. Panen ubinan menunjukkan hasil yang cukup memuaskan dimana untuk padi Hibrida Supadi 89 hasil panen yang diperoleh mencapai 8,4 sampai 9,1 ton ha-1 dan   padi varietas Inpara 2  mencapai 7,2 sampai 8,2 ton ha-1.  Hasil rata-rata ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan padi di sekitarnya yaitu rata-rata hanya mencapai 3,5 ton ha-1.

Panen perdana ini dihadiri oleh Kepala Balittanah, Kepala Balittra, Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kab. Barito Kuala, Kasubdit. Pupuk dan Pembenah Tanah  Ditjen PSP Kementan, Peneliti, Koordinator penyuluh, penyuluh pertanian dan petani. Kepala Balittanah, Dr. Ladiyani Retno Widowati dalam sambutannya  menyampaikan bahwa Balittanah siap berkontribusi dalam peningkatan produktivitas padi di lahan rawa pasang surut dengan mengintroduksikan berbagai paket teknologi unggulan terutama dari aspek pengelolaan lahannya dan pemupukannya.

Selanjutnya Ibu Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Kabupaten Barito Kuala, Ir. Murniati, M,Si menyampaikan bahwa “Seandainya separuh saja petani di wilayah Barito Kuala menerapkan teknologi yang dihasilkan Balai Penelitian Tanah, maka Kabupaten Barito Kuala akan menjadi sumber pangan yang berlimpah”. Oleh karena itu Dinas Pertanian Tanaman Pangan Barito Kuala siap mensosialisasikan kepada seluruh BPP, penyuluh dan petani untuk mengintroduksi teknologi Balittanah dalam pengelolaan lahan sulfat masam untuk meningkatkan produktivitas padi. Sementara itu Kasubdit Pupuk dan Pembenah Tanah, Ditjen PSP, Budi Hanafi, M.Si juga mengapresiasi hasil kajian ini  dan akan memperjuangkan agar paket teknologi yang sangat prospektif dapat dipertimbangkan untuk descaling up pada kegiatan food estate di Kalimantan Tengah.

Pengembangan DEMFARM ini diharapkan mampu meningkatkan proses hilirisasi inovasi teknologi pertanian secara berkelanjutan. Adopsi atau penerapan teknologi tersebut oleh petani dan pelaku usaha pertanian lainnya diharapkan berdampak pada peningkatan produksi pertanian pendapatan masyarakat, khususnya petani di lahan rawa pasang surut. (LRW, IWS, DA, DS, WH, AFS, M.Is).

Hubungi Kami

Slogan Agro Inovasi

 
 
 

 

SCIENCE . INNOVATION . NETWORKS

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id, balittanah.isri@gmail.com
Telp :+622518336757 Fax :+622518321608; +622518322933