Simple Responsive Menu

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

Sosialisasi Uji Efektivitas Pupuk dan Pembenah Tanah

Senin 8 Juni 2020, bertempat di Agriculture War Room (AWR) Balitbangtan, Tim Teknis Pupuk Kementan yang dipimpin oleh Ka Balittanah Dr. Ladiyani Retno Widowati didampingi beberapa peneliti Balittanah sebagai nara sumber telah mengikuti Video Conference (Vicon).

Vicon ini mengenai “Sosialisasi/bimtek terkait dengan uji efektivitas untuk produk pupuk anorganik, organik, hayati dan pembenah tanah” dilaksanakan oleh Direktorat Pupuk dan Pestisida, Ditjen PSP, Kementan dalam rangka menyamakan persepsi tentang uji efektivitas. Acara vicon ini dihadiri oleh 93 peserta

Beberapa peneliti Balittanah telah mempresentasikan bahasan yang berkenaan dengan uji efektivitas pupuk anorganik, organik, hayati dan pembenah tanah pada acara sosialisasi ini.

Dalam testimoninya, peneliti Balittanah sebagai nara sumber dan tim teknis pupuk Kementan menjelaskan antara lain:

Dr. Edi Husen mengatakan “paparannya ini terkait dengan uji efektivitas pupuk hayati sesuai dengan Permentan terbaru yaitu Permentan 01 tahun 2019”. Selanjutnya Edi menambahkan “sosialiasi ini penting untuk laboratorium atau instansi yang ditunjuk dapat melakukan uji efektivitas”. “Batasan-batasan yang disajikan dalam sosialisasi ini sangat penting karena dikaitkan dengan keseragaman di dalam menguji ke-efektivitasan pupuk hayati yang akan beredar apakah pupuk ini bermutu atau tidak”, kata Edi diakhir testimoninya.

Dr. Sri Rochayati mengatakan sosialisasi terkait dengan uji efektivitas baik pupuk an organik, pupuk organik, pupuk hayati dan pembenah tanah ini adalah mengingatkan kembali apa yang harus dilakukan sesuai dengan Permentan. “Semua lembaga uji yang telah ditunjuk oleh Menteri Pertanian didalam melakukan uji efektivitas harus mengacu kepada Permentan” tutur Sri.

Selanjutnya, Dr. Wiwik Hartatik sebagai narasumber dalam sosialisasi ini menyampaikan mengenai metode uji efektivitas pupuk organik dengan tujuan untuk menyamakan persepsi dalam melaksanakan uji tersebut. Selanjutnya Wiwik menyampaikan acara ini untuk me-refresh tata cara uji efektivitas tersebut yang telah diatur oleh Permentan 01 tahun 2019 mengenai metode uji efektivitas pupuk organik yang benar.

Kepala Balittanah, Dr. Ladiyani Retno Widowati yang juga sebagai nara sumber pada acara ini antara lain mengatakan “ini adalah acara sosialisasi uji efektivitas ini bagi lembaga uji terutama yang ada di luar Pulau Jawa dan lembaga uji yang belum terdaftar dalam Permentan 01 tahun 2019”. Selanjutnya Ka Balittanah mengatakan “kami dari Tim Teknis menjadi nara sumber untuk memberikan masukan informasi terkait dengan syarat uji dan juga bagaimana menilai suatu produk itu efektif atau tidak”. “Untuk lembaga uji yang belum terdaftar di Permentan 01 tahun 2019 tersebut mengajukan menjadi lembaga uji dengan kriteria-kriteria yang ada di dalam Pasal 12”, paparnya lagi.

Acara ini diakhiri dengan diskusi yang begitu hangat dan hidup terkait dengan topik bimtek/sosialisasi ini. (M.Is dan HET).

 

Hubungi Kami

Slogan Agro Inovasi

 
 
 

 

SCIENCE . INNOVATION . NETWORKS

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id, balittanah.isri@gmail.com
Telp :+622518336757 Fax :+622518321608; +622518322933