Simple Responsive Menu

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

Dengan Video Conference, Kita Tetap Bekerja

Penyebaran Covid-19 yang cepat mengakibatkan adanya anjuran pemerintah untuk social distancing dalam mengurangi penyebarannya. Social distancing antara lain penerapan WFH (Work From Home).

Kebijakan WFH tidak mengurangi kinerja ASN dan Non ASN di Balittanah, Balitbangtan, Kementan yang terus bekerja. Siang ini, Senin 13 April 2020, salah satu agenda kegiatan telah dilakukan, yaitu Rakor Seninan Balittanah.

Ada yang berbeda pada Rakor Seninan kali ini karena biasanya berlangsung tatap muka dan berkumpul bersama, kali ini berlangsung secara Video Conference (Vicon) diikuti oleh 50 peserta yang terdiri pejabat struktural, ketua kelti, Professor riset, peneliti, litkayasa, laboran, PUMK dan staf Balittanah.

Vicon ini dipimpin oleh Kepala Balittanah Dr. Ladiyani Retno Widowati, yang bertindak sebagai Host di Ruang Rapat 1 Balittanah didampingi oleh Kasie Yantek, Ibrahim Adamy, SP., M.Sc, Plh Kasubbag TU Heri Wibowo, ST, M.Sc, dan PPK, Heri Supiono, SE.

Dalam arahannya dan penjelasannya, Ka Balittanah antara lain mengatakan selama WFH, peneliti diharapkan dapat menyelesaikan capaian tulisan-tulisan dari inovasi Balittanah untuk pemberitaan baik media on-line maupun medsos Balittanah. Adapun SKP sebagai bahan untuk pengendalian pelaksanaan kegiatan harian, lanjut Ka Balittanah.

Ka. Balittanah juga menghimbau iuran KORPRI untuk berkontribusi dalam solidaritas penanggulangan Covid-19 dengan adanya pemotongan penghasilan selama 3 bulan yang disesuaikan dengan jabatan masing-masing.
Selanjutnya juga Ka. Balittanah menjelaskan mengenai akan diterapkannya PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di Bogor dalam penanganan Covid-19 dan juga menjelaskan mengenai kriteria PSBB.

Mengenai PPC (Petugas Pengambil Contoh) pupuk Balittanah saat ini terkendala dengan sertifikasi karena sebagian akan habis masa berlakunya, jelasnya.

Ka. Balittanah dalam akhir pengarahannya mengatakan sesuai arahan Menteri Pertanian, Balittanah akan melakukan penanaman apotik hidup dalam penanggulangan dampak Covid-19 dan untuk menjaga stamina.

Selanjutnya Kasie Yantek, Ibrahim Adamy, SP, M.Sc menjelaskan antara lain mengenai pemotongan anggaran dan juga dokumen pendukung untuk revisi tersebut. Ibrahim juga menjelaskan mengenai dokumen usulan revisi DIPA sudah direview oleh Itjen melalui video conference (vicon) pada 12 April 2020. Hasil review tersebut antara agar Balittanah melengkapi data dukung penawaran rekanan terkait pemisahan gardu listrik.

Pada kesempatan vicon ini juga Heri Wibowo ST, M.Sc, sebagai Plt Kasubbag TU menjelaskan antara lain mengenai pengisian dan closing SKP. Untuk petugas belajar yang telah selesai tugas belajarnya agar mengajukan surat ke Balittanah untuk aktif kembali dengan melampirkan surat kelulusan, jelasnya lagi. Selanjutnya Heri juga melaporkan mengenai dana gerakan solidaritas KORPRI Peduli Covid-19 lingkup Balittanah sampai bulan April ini.

Di akhir penjelasannya Heri menjelaskan mengenai pengajuan kenaikan pangkat dan golongan peneliti dan juga menjelaskan arti WFH bagi pegawai Balittanah yang harus selalu siap untuk ditugaskan walaupun dalam jadwal WFH.

Selanjutnya terakhir laporan Kasie Jaslit, Dr. Asmarhansyah menjelaskan akan menjadwalkan membuat tulisan/publikasi populer dari Laporan Tahunan 2019.

Vicon ini diakhiri dengan diskusi yang begitu baik dan hangat yang mendiskusikan beberapa hal yang terkait dengan bahasan diatas. (M.Is, 13 April 2020).

Hubungi Kami

Slogan Agro Inovasi

 
 
 

 

SCIENCE . INNOVATION . NETWORKS

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id, balittanah.isri@gmail.com
Telp :+622518336757 Fax :+622518321608; +622518322933