Simple Responsive Menu

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

Nggak Ngapak Nggak Enak: Bimbingan Teknis Pengelolaan Kesuburan Lahan Kabupaten Banjarnegara

Ngapak merupakan suatu logat atau dialek khas Masyarakat Jawa Tengah bagian barat seperti Kabupaten Banjarnegara. Kabupaten Banjarnegara merupakan kabupaten di Provonsi Jawa Tengah, terdiri atas 20 kecamatan, memiliki ketinggian di bawah 100 mdpl sampai di atas 100 mdpl dan lebih dari 50% memiliki ketinggian di atas 500 mdpl dengan dominasi kelerangan lebih dari 15%. Daerah yang sebagian besar (lebih kurang 60%) berbentuk pegunungan dan perbukitan. Kabupaten ini memiliki sumber air berupa sungai yang besar yaitu Sungai Serayu dengan anak-anaknya yang dimanfaatkan sebagai sumber pengairan yang dapat mengairi areal sawah seluas 9.813,88 hektar. Jenis tanah yang mendominasi wilayah Kabupaten Banjarnegara adalah Latosol yang mencapai 66,25% luasan, selebihnya jenis tanah grumusol, andosol, serta beberapa jenis tanah lainnya. Kabupaten Banjarnegara memiliki luas wilayah 106,452 hektar, seluas 19.389,69 hektar (18,17%) merupakan tanah sawah.

Bimbingan Teknis Pengelolaan Kesuburan Lahan merupakan program Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) dengan program Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program atau IPDMIP (Meningkatkan Produktivitas) TA. 2020 bekerja sama dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Cq. Balai Penelitian Tanah BBSDLP dan Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Banjarnegara. Bimtek Pengelolaan Kesuburan Lahan bertujuan meningkatkan dan membekali pengetahuan dan keterampilan penyuluh untuk mengelola kesuburan lahan dengan Perangkat Uji Tanah Sawah (PUTS) dan Perangkat Uji Pupuk (PUP) yang didistribusikan oleh National Project Implementation Unit (NPIU).

Bimtek dilaksanakan pada tanggal 3 Maret 2020 di BPP Wanadadi, Kecamatan Wanadadi, Kabupaten Banjarnegara, Propinsi Jawa Tengah. Bimtek ini dihadiri oleh 34 penyuluh dari wilayah Banjarnegara. Suasana akrab dimulai dengan sambutan dari kepala dinas terhadap pemateri di kantor BPP Wanadadi serta sambutan peserta waktu kedatangan. Acara bimtek dibuka oleh Kelapa Dinas Pertanian, Perikanan Dan Ketahanan Pangan Kabupaten Banjarnegara Totok Setya Winarno.

Dalam sambutannya, Totok sangat mengapresiasi kegiatan bimtek, dan berharap peserta bisa menyerap materi yang diberikan untuk melaksanakan pertanian yang maju, mandiri, dan modern serta menjawab tantangan Menteri Pertanian untuk mmeningkakan produktivitas pertanian sebesar 7%. Dalam kesempatan bimtek ini juga diserahkan secara simbolis PUTS dan PUP dari BPPSDMP ke Kelapa Dinas Pertanian, Perikanan Dan Ketahanan Pangan, dan selanjutnya diserahkan kepada masing-masing kepala BPP se kabupaten Banjarnegara.

Materi Bimtek yang disampaikan oleh Tim Narasumber meliputi pengelolaan kesuburan lahan sawah, tata cara pengambilan contoh, penggunaan PUTS dan PUP disampaikan oleh peneliti Balai Penelitian Tanah, Heri Wibowo, ST, M.Sc. selanjutnya praktik pengambilan sample tanah dan penggunaan PUTS dan PUP diperagakan oleh Mulyadi Teknisi Litkayasa Balai Penelitian Tanah. Pelaksanaan bimtek disupervisi oleh Dr. Setiari Marwanto, peneliti Balai Penelitian Tanah.

Suasana santai dan penuh keakraban dalam pelaksanaan bimtek baik antar peserta maupun dengan pemateri. Ada keseriusan peserta dalam memperhatikan serta memahami materi yang diberikan. Semangat peserta ditunjukkan dengan kehadiran peserta dari lokasi yang relatif jauh dari lokasi bimtek. Peserta memberikan respon yang positif terhadap pelaksanaan bimtek ini.

Peran aktif peserta ditunjukkan dengan beberapa pertanyaan pada sesi diskusi. Peserta aktif membantu menyediakan alat-alat pendukung bimtek seperti alat untuk praktik pengambilan sample tanah, serta saat praktik penggunaan perangkat uji. Setelah acara praktik penggunaan perangkat uji, para penyuluh memberikan kesanggupan untuk mengisi form pengamatan status hara tanah dengan PUTS di wilayah kerjanya masing-masing. Data pengamatan status hara tanah akan dikirimkan ke BPPSDMP untuk pembuatan peta status hara yang tentunya bermanfaat untuk rekomendasi pemupukan di wilayah Banjarnegara. Bahwa BPP di Banjarnegara akan dioptimalkan sebagai pusat informasi pertanian. Dengan kostra Tani mengedepankan peran BPP sebagai ujung tombak semua informasi pertanian. Dengan selingan logat ngapaknya para penyuluh pertanian selalu semangat untuk belajar dan mensukseskan pemandirian pangan Indonesia. (HW, M.Is).

Hubungi Kami

Slogan Agro Inovasi

 
 
 

 

SCIENCE . INNOVATION . NETWORKS

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id, balittanah.isri@gmail.com
Telp :+622518336757 Fax :+622518321608; +622518322933