Simple Responsive Menu

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

BPP Jakenan Kabupaten Pati, Laksanakan Bimtek Pengelolaan Kesuburan Lahan Menuju Pertanian Yang Maju, Mandiri, Modern

Pemupukan berimbang merupakan salah satu teknologi yang harus diterapkan oleh para petani secara konsisten jika mengingikan usaha taninya di lahan sawah berhasil dengan baik. Di wilayah kerja IPDMIP (Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Project), yang wilayahnya tergolong sawah irigasi dengan dukungan penggunaan benih unggul serta penerapan pemupukan berimbang, maka keinginan untuk meningkatkan produktivitas tanaman padi bukanlah utopis.

Oleh karena itu, untuk mendukung program tersebut terutama yang terkait dengan pemahaman petani terhadap pemupukan berimbang, maka IPDMIP telah mendistribusikan peralatan uji tanah berupa Perangkat Uji Tanah Sawah (PUTS), Perangkat Uji Tanah Rawa (PUTR), dan Perangkat Uji Pupuk (PUP) kepada 362 BPP yang tersebar di 67 Daerah Tingkat II di seluruh Indonesia pada akhir 2019. Dengan pemupukan berimbang maka tanaman tidak akan kelebihan pupuk dan tidak kekurangan pupuk, karena kelebihan pupuk menyebabkan tanaman rebah, patah, serangan OPT dan produksi tidak optimal, demikian juga jika kekurangan pupuk, maka akan menyebabkan stunting, rentan OPT, dan produksi rendah. Sedangkan dengan pembagian PUP diharapkan petani dapat mengetahui keaslian pupuk.

Agar para petani dapat menggunakan PUTS/PUTR dan PUP dengan baik, maka di BPP Jakenan, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati telah dilaksanakan Bimtek Pengelolaan Kesuburan Lahan yang dilaksanakan pada tanggal 3 Maret 2020. Peserta Bimtek berjumlah 46 orang terdiri dari Koordinator BPP, Penyuluh Pertanian/Staf teknis dan penyuluh swadaya yang berasal dari 11 BPP dan 2 orang petugas kabupaten. Bimtek diawali dengan pre test untuk mengetahui pemahaman awal peserta terhadap penggunaan PUTS/PUTR dan PUP, dan dilanjutkan dengan pembukaan pelatihan.

Sebagai nara sumber adalah Dr. I Wayan Suastika, MSi, dan pada saat praktek lapangan dipandu oleh Achmad Fajar S.Si, keduanya adalah Peneliti dari Balai Penelitian Tanah, Balitbangtan. Materi yang disampaikan diantaranya adalah: Pemupukan, Kebutuhan hara tanah, Sumber unsur hara tanaman, Pemupukan berimbang, Prinsip pemupukan berimbang, Siklus hara, Tahapan kebutuhan hara, Pemupukan berdasar rekomendasi, Manfaat pemupukan berimbang, Menentukan rekomendasi pemupukan yang tepat dan efisien, 6 Tepat pemupukan, Cara dan waktu pemupukan padi sawah, Ciri-ciri pupuk asli dan tiruan, Bentuk dan warna pupuk, Cara mengukur kadar hara dalam pupuk, Manfaat biochar, Pupuk hayati dan lain-lain.

Bimtek dilakukan dengan penyampaian materi, tanya jawab dan praktek. Bimtek berjalan lancar, peserta bersemangat hingga akhir waktu. Yang menarik adalah, para peserta aktif menyampaikan pengalaman dan permasalahan yang dihadapi oleh para petani di lapangan. Selain materi dalam bentuk teori, juga dilaksanakan praktik pengambilan contoh tanah dan penggunaan alat uji. Diakhir sesi bimtek para peserta menyampaikan bahwa bimtek tersebut sangat bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penyuluh dan jika akan dilaksanakan lagi agar waktunya diperpanjang. (IWS, AF, Tut, M.Is).

Hubungi Kami

Slogan Agro Inovasi

 
 
 

 

SCIENCE . INNOVATION . NETWORKS

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id, balittanah.isri@gmail.com
Telp :+622518336757 Fax :+622518321608; +622518322933