Simple Responsive Menu

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

Mutu Hasil Uji Laboratorium Tergantung Kepada Uji Profisiensi

Dalam era globalisasi saat ini, kualitas produk industri, jasa maupun komoditas yang dikomersialkan harus memperhatikan kualitas dan standar mutu. Rendahnya kualitas suatu produk, jasa maupun layanan dapat berdampak terhadap menurunnya pendapatan ekonomi, kesehatan manusia bahkan merusak lingkungan yang akhirnya menurunkan kualitas hidup manusia. Untuk menjamin kualitas suatu produk dan jasa atau agar kualitas suatu produk dan layanan mendapatkan pengakuan yang berlaku internasional, diperlukan 3 elemen kunci yaitu sistem akreditasi, pelaksanaan prosedur kontrol kualitas internal serta keikutsertaan dalam uji profisiensi antar laboratorium.

Balai Penelitian Tanah (Balittanah) merupakan institusi Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian yang telah diakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) sesuai ISO SNI/IEC 17043:2010 selaku Penyelenggara Uji Profisiensi untuk komoditas tanah, tanaman dan pupuk organik dengan nomor PUP-012-IDN sejak tahun 2017. PUP-Balittanah mempunyai anggota sebanyak 70 laboratorium, terdiri dari laboratorium milik Pemerintah, Swasta, BUMN dan Pergurunuan Tinggi di Indonesia. Dari keseluruhan tersebut, 46 laboratorium telah terakreditas SNI ISO/IEC 17025:2017 dan sisanya 27 laboratorium sedang dalam proses atau belum terakreditasi. Uji Profisiensi merupakan suatu kegiatan penilaian kinerja suatu laboratorium pengujian yang dilakukan dengan cara uji banding antar laboratorium dengan mengunakan suatu kriteria penilaian yang telah ditentukan.

Dalam rangkaian program uji profisiensi tahun 2019, PUP Balittanah telah menyelenggarakan Pertemuan Teknis pada hari Selasa, 10 Desember 2019 yang dibuka secara langsung oleh Kepala Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian, Dr Husnain, MP MSc, bertempat di Gedung Agrosinema. Menurut laporan panitia, Dr Ladiyani Retno Widowati MSc yg menjabat sebagai Manajer Puncak PUP Balittanah, pertemuan dihadiri oleh lebih dari 70 peserta dari 43 laboratorium peserta PUP. Pertemuan Teknis ini merupakan tahap akhir dari rangkaian kegiatan penyelenggaraan uji profisiensi yang dilakukan oleh Balittanah, diawali dengan pengiriman sampel uji profisiensi (tanah, tanaman dan pupuk organik) kepada peserta, menghimpun dan menganalisis hasil pengujian serta memberikan penilaian terhadap kinerja masing-masing laboratorium peserta.

Dalam arahannya saat pembukaan, Ka BBSDLP menekankan pentingnya networking atau kolaborasi antar laboratorium tanah di seluruh Indonesia. Untuk meningkatkan kompetensinya dibidang pengujian tanah, tanaman dan pupuk, Laboratorium Pengujian Balittanah (LP Balittanah) yang telah terakreditasi SNI ISO/IEC 17025:2017 dengan nomor LP-846-IDN telah ikut serta dalam program uji profisiensi luar negeri seperti Global Proficiency Test ASPAC (sejak 2015 hingga kini), FFTC (TARI-Taiwan Agriculture Research Institute) dan Sealnet (Soil Lab di Asia Tenggara) sejak 2017 hingga kini, dan di dalam negeri dengan PUP BBIA untuk komoditas pupuk an-organik. Untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, LP Balittanah mulai tahun 2020 akan meluncurkan program pelayanan laboratorium secara on-line kepada pelanggan.

Pertemuan Teknis membahas 4 materi yaitu : (a) Keabsahan Pengujian (b) Manfaat Uji Profisiensi untuk peningkatan mutu hasil pengujian, (c) Metoda Uji Tanah, Tanaman dan Pupuk Organik serta (d) Evaluasi Hasil Uji Profisiensi.

Materi Keabsahan Pengujian yang disampaikan oleh Ibu Fajarina Budiantari, MSi, Direktur Akreditasi KAN, mengharuskan setiap laboratorium penguji mengiikuti program uji profisiensi minimal 1 kali dalam satu tahun yang diselenggarakan oleh KAN maupun PUP. Apabila belum ada penyelenggara UP yang sesuai, maka LP dapat melakukan demonstrasi unjuk kerja secara internal.sesuai peraturan SNI ISO/IEC 17025:2017. Dengan mengikuti program uji profisiensi, laboratorium akan terjamin mutunya dan dapat mengevaluasi kinerjanya secara berkesinambungan.

Pemateri kedua, Dr. Diah Setyorini menyampaikan pentingnya laboratorium penguji menghasilkan data yang valid, akurat dan terpercaya karena data akan digunakan untuk berbagai tujuan, misalnya sebagai dasar rekomendasi pupuk, penyusunan peta tanah, peta kesesuaian lahan, penilaian mutu suatu produk serta pengawasan mutu produk pupuk (pupuk an-organik dan pupuk organik). Dalam setiap pengujian tanah, tanaman atau pupuk organik, pemilihan metoda analisia yang tepat sangatlah penting. Karena bila metoda analisis yang digunakan salah, maka akan menghasilkan data yang tidak valid dan akurat, demikian ringkasan materi yang disampaikan oleh pembicara ketiga, Dr. Linca Angria.

Sebagai puncak acara, disampaikan evaluasi hasil uji profisiensi bidang tanah, tanaman dan pupuk organik oleh Manajer teknis PUP Balittanah, Lenita Herawaty, MSi. Disebutkan bahwa sebagian besar laboratorium peserta uji profisiensi Balittanah mendapatkan nilai sesuai (inlier), yang berarti hasil pengujian yang dilakukan oleh laboratorium telah sesuai dengan nilai acuan dengan nilai toleransi kurang dari 2SH. Sedangkan beberapa laboratorium mendapatkan penilaian diperingatkan dan outlier. Bagi laboratorium yang mendapat peringkat diperingatkan dan outlier, harus segera melakukan upaya mencari akar masalah penyebab ketidaksesuaian pengujian secara fish bone method dan hasilnya harus dilaporkan ke KAN.

Sebelum acara berakhir, telah dilakukan upaya untuk menghimpun informasi tentang tingkat kepuasan pelanggan yang dilakukan melalui pengisian kuisioner dan penyampaian pendapat secara langsung. Hampir seluruh peserta memberikan apresiasi tinggi kepada Tim PUP Balittanah yang telah memberikan pelayanan yang baik kepada peserta, dimana setiap pertanyaan dan permasalahan yang muncul dalam WhatsApp grup selalu direspon dengan cepat dan positif. Sebagai usulan akhir, peserta sangat berharap bahwa PUP Balittanah, sebagai institusi yang kompeten di bidang ilmu tanah, tanaman dan pupuk, dapat menyediakan internal kontrol sampel (tanah, tanaman dan pupuk organik) yang dapat dibeli oleh peserta UP sebagai sampel acuan internal di masing2 laboratorium. Dengan adanya internal kontrol sampel, jaminan mutu terhadap data hasil pengujian dapat ditingkatkan.

Hubungi Kami

Slogan Agro Inovasi

 
 
 

 

SCIENCE . INNOVATION . NETWORKS

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id, balittanah.isri@gmail.com
Telp :+622518336757 Fax :+622518321608; +622518322933