Simple Responsive Menu

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

Peran Aktif Balittanah pada Forum SPIP

Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) menjadi gema baru dalam instansi pemerintahan. Baru-baru ini diadakan Forum Komunikasi Nasional Sistem Pengendalian Intern Pemerintah lingkup Kementan dalam rangka meningkatkan kematangan (maturitas) penyelenggaraan SPIP lingkup Kementerian Pertanian sebagaimana diamanatkan dalam peraturan pemerintah nomor 60 tahun 2008, Dilaksanakan pada tanggal 28-30 Oktober 2019 bertempat di Hotel Golden Tulit Essential kota Tangerang, forum ini dihadiri oleh seluruh tim SPIP eselon I, II, dan III lingkup Kementan. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian.

Isi dari pembahasan dalam forum ini di antaranya mengenai perlunya proses yang integral pada tindakan dan kegiatan yang dilakukan secara terus menerus, melibatkan pimpinan dan seluruh pegawai, dan bertujuan untuk memberikan keyakinan memadai atas tercapainya tujuan organisasi melalui kegiatan yang efektif dan efisien, keandalan pelaporan keuangan, pengamanan aset negara, dan ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan.

Bertujuan untuk pencegahan tindakan korupsi, ada lima garis defence dalam membangun SPIP antara lain: Manajemen, control mehcanism quality assurrance, Internal audit, The board, dan eksternal audit.

Sebagian besar dokumen pembuktian penyelenggaraan SPIP merupakan bukti penyelenggaraan tingkat maturitas pada Level 3 yaitu kebijakan/SOP telah diimplementasikan oleh sebagian besar pejabat dan pegawai, bukti telah didokumentasikan dengan baik dan telah ada aplikasi yang mendukung implementasi dan pendokumentasian, namun sebagian besar satker belum melaksanakan evaluasi secara berkala, formal dan terdokumentasi terhadap kebijakan/SOP dan implementasinya .

Dalam pembukaannya, Irjen Kementan juga menyatakan terdapat beberapa strategi menuju Level 4 maturitas SPIP, yaitu: tingkatkan kompetensi SDM untuk implementasi SPIP yang konsisten dan berkelanjutan, pastikan bahwa risiko menjadi pertimbangan dan dimasukkan sebagai kriteria pengambilan setiap keputusan, Lakukan evaluasi berkala atas penyelenggaraaan SPIP untuk memastikan bahwa SPIP tetap berjalan efektif, Pantau dan evaluasi secara periodik, formal & terdokumentasi pelaksanaan K/SOP, Fasilitasi pendokumentasian pelaksanaan K/SOP secara konsisten, Terapkan Kebijakan & SOP dalam setiap aktivitas organiasi, Kebijakan & SOP yg implementatif untuk Setiap personel pelaksana kegiatan pokok.

Yang menjadi catatan penting adalah bahwa tim Satlak berbeda dengan tim SPI karena tim Satlak merupakan bagian dari tim SPI yang bertugas sebagai pengumpul dokumen kepercayaan pimpinan, sedangkan tim SPI merupakan tim Sistem pengendalian Organisasi yang dibentuk dimana personilnya yang sudah bersertifikat workshop/pelatihan/bimtek SPI. (Ijang, KZ, M.Is).

Hubungi Kami

Slogan Agro Inovasi

 
 
 

 

SCIENCE . INNOVATION . NETWORKS

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id, balittanah.isri@gmail.com
Telp :+622518336757 Fax :+622518321608; +622518322933