Simple Responsive Menu

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

AgriDSS, Keniscayaan Penyuluhan Petani Melenial

Dunia pertanian harus mampu beradaptasi di era digital 4.0 ini, diantaranya dalam bentuk penyuluhan pertanian kepada masyarakat. Menyampaikan informasi pertanian tidak lagi hanya mengandalkan tatap muka, latihan dan kunjungan. Segala informasi dapat dengan mudah diakses menggunakan gadget , misalnya Layanan Sistem Informasi (SI) untuk rekomendasi pemupukan.

Selain itu ada SI KATAM (Kalender Tanam Terpadu) yang menyediakan semua informasi rekomendasi pemupukan, jumlah alat dan mesin pertanian (alsintan), rencana tanam, dan varietas tanaman secara lengkap per kecamatan di Indonesia. Untuk mengetahui kadar hara secara cepat dan mengantisipasi maraknya pupuk palsu atau tidak sesuai kemasan, dapat dilakukan dengan menggunakan perangkat uji tanah, baik PUTS untuk lahan sawah dan PUTK untuk lahan kering, atau PUP. Selain itu, rekomendasi pemupukan juga bisa dengan menggunakan peta status hara P dan K lahan sawah.

Sistem Informasi AgriDSS diciptakan untuk melengkapi cara menentukan rekomendasi pemupukan pada lahan sawah dan lahan kering menggunakan perangkat lunak Android. Dengan Piranti Lunak ini para penyuluh dan petani melenial bisa membuat rekomendasi pemupukan sendiri dari luas lahan yang akan digarap, rekomendasi pemupukan baik jenis dan dosisnya, serta jumlah pupuk yang diberikan per luasan.

Penyuluh dan petani melenial juga bisa bermain-main dengan berapa target produksi yang diinginkan dan berapa pupuk yang diperlukan, selain itu bisa mengkombinasikan antara pupuk an-organik dan pupuk organik.

AgriDSS telah mengalami beberapa kali perbaikan serta penyempurnaan untuk memberikan kemudahan dan memanjakan para pengguna, utamanya penyuluh dan petani melenial. Peneliti Ahli Utama Balitbangtan, Ir. A. Kasno, M.Si yang merupakan penggagas sistem ini dengan penuh semangat masih terus berusaha menghimpun masukan untuk kesempurnaan sistem ini dengan mendatangi dan berdiskusi dengan para penyuluh pada tanggal 22 Oktober 2019 di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Bojong, Kab. Pekalongan dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Tengah.

Para Penyuluh BPP Bojong menyambut baik SI AgriDSS yang dikembangkan oleh Balittanah ini. M. Isrin (Koordinator Penyuluh Kec. Bojong, Kab Pekalongan) menyampaikan bahwa SI AgriDSS mampu menambah wawasan dan membantu dalam penyuluhan, meningkatkan ketrampilan penyuluh dalam memanfaatkan Android untuk penyuluhan. Darmadi (Penyuluh Kec. Bojong, Kab Pekalongan) juga menyarankan me-link-kan status hara tanah (P dan K) dengan lokasi yang akan diberikan rekomendasi, sehingga rekomendasi lebih valid.

Lebih lanjut, Sumaryoto (Penyuluh Kec. Bojong, Kab Pekalongan) menyarankan forum seperti ini sebaiknya diangkat di level dinas/badan kabupaten agar lebih luas cakupannya. AgriDSS merupakan terobosan dalam bidang penyuluhan pertanian. Hal senada disampaikan para penyuluh lainnya. Saran untuk menambahkan rekomendasi pemupukan untuk hasil padi di atas 9 ton gabah kering panen per ha dan hasil jagung pipil kering panen di atas 12 ton masih terbuka untuk penyempurnaanya.

Harapan para Penyuluh bahwa SI AgriDSS dapat segera di-launching agar bisa disosialiasikan dan bermanfaat terutama bagi penyuluh dalam melaksanakan tugasnya sebagai corong utama penyampai informasi teknologi pertanian. Sistem ini juga sudah dilirik oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) untuk diimplentasikan kepada para penyuluhnya di seantero Indonesia. Saatnya Penyuluh Milenial beraksi. (JP, M.Is, AFS, KZ).

Hubungi Kami

Slogan Agro Inovasi

 
 
 

 

SCIENCE . INNOVATION . NETWORKS

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id, balittanah.isri@gmail.com
Telp :+622518336757 Fax :+622518321608; +622518322933