Simple Responsive Menu

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

Warga Margosari, Lampung Jatuh Hati Pada Jagung dan P-Alam

Sudah beberapa tahun kebelakang, komoditas jagung menjadi primadona di Desa Margosari, Kecamatan Metro Kibang, Lampung Timur. Bila kita berkunjung pada musim tanam, hampir sebagian besar lahan kering tertutup tanaman jagung.

Hal ini disamping oleh tingginya harga jual jagung juga dengan adanya introduksi paket teknologi budidaya jagung dengan pola zig zag dengan aplikasi fosfat alam (P-alam) yang telah terbukti mampu meningkatkan produksi jagung.

Petani sudah menyadari, dengan penggunaan P-alam, tidak hanya produksi tetapi kualitas jagung juga meningkat. "Daun jagung lebih hijau, mengkilat, tahan kekeringan saat dua minggu tidak hujan karena daun tidak menggulung dibanding tanaman yg tidak pakai P-Alam, selain itu tanaman lebih tahan terhadap angin" ujar Sutrisno petani jagung Margosari. Lebih lanjut Sukarni petani lainnya di Margosari juga menyatakan hal senada terkait manfaat dari P-alam.

Tingginya respon petani terhadap teknologi ini, maka pada 26 Oktober 2019 bertempat di KP Taman Bogo, diadakan rapat koordinasi terkait rencana pelaksanaan denfarm budidaya jagung dengan sistem zig zag dan aplikasi P-alam yang dihadiri oleh tim Balittanah, BPTP Lampung dan perwakilan petani.

Dalam sambutannya, Kepala Balittanah Dr Ladiyani Retno Widowati menginformasikan terkait rencana pemberian bantuan sebagian saprodi untuk MH 2019 kepada petani Margosari. Adapun tujuan dari kegiatan ini selain mendiseminasikan budidaya  pola tanam zigzag dan pendukungnya, juga berupaya mendorong peningkatan produktivitas jagung petani untuk mencapai produksi 20 t/ha panen kering lapang (KA 25-30%). Pada kesempatan rapat koordinasi ini, Kepala BPTP Lampung Dr Wahyu juga menyatakan kesiapan BPTP Lampung untuk mendukung rencana kegiatan ini.

Dengan semangat yang luar biasa, petani sudah tidak sabar untuk segera memulai kegiatan denfarm ini. Namun dalam pelaksanaannya, Wahyu juga mengingatkan terkait informasi BMKG  terkini yang  menyatakan bahwa hujan di wilayah Lampung Tengah diperkirakan baru akan  jatuh pada akhir minggu pertama November 2019. Untuk itu petani diharapkan dapat mulai melakukan persiapan lahan. (LRW, AFS, M.Is, KZ).

Hubungi Kami

Slogan Agro Inovasi

 
 
 

 

SCIENCE . INNOVATION . NETWORKS

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id, balittanah.isri@gmail.com
Telp :+622518336757 Fax :+622518321608; +622518322933