Simple Responsive Menu

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

Pembekalan Penyuluh dan Kelompok Tani Kabupaten Majalengka dan Sumedang Menyongsong Musim Tanam MH 2019

Kunci keberhasilan pada pengelolaan budidaya padi dalam menghadapi kekeringan antara lain adalah melalui teknologi hemat air dan budidaya padi gogo sawah (gowah). Untuk itu, pada tanggal 23 Oktober 2019 bertempat di  UPTD BBPPI Babakan Jawa, Kab. Majalengka, Jawa Barat telah dilaksanakan Bimtek Antisipasi Kekeringan di Musim Kemarau: Peningkatan LTT Pajale Jawa Barat melalui Teknologi Hemat Air dan Budidaya Padi Gogo (Gowah) di Kabupaten Sumedang dan Majalengka.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada petani, penyuluh, stake holder terkait mengenai teknologi hemat air dan budidaya padi gogo (gowah). Hadir dalam acara ini Kepala Dinas Pertanian Kab Majalengka, Kepala Balai Penelitian Tanah, peneliti dari lingkup Balitbangtan, Barantan, serta penyuluh dan petani dari Kab Majalengka dan Sumedang.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ka Balittanah, Dr. Ladiyani Retno Widowati, sebagai Penanggungjawab UPSUS Kab Majalengka dan Sumedang yang mewakili Ka Barantan sebagai Penanggungjawab UPSUS Jawa Barat, didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian Kab Majalengka, Ir Iman Firmansyah, MM.

Dalam sambutannya Ladiyani menyampaikan bahwa peningkatan produksi dan penambahan luas tambah tanam adalah target utama yang harus dicapai dengan mengoptimalkan teknologi yang telah ada.

Pada kesempatan yang sama Iman Firmansyah menyampaikan agar dengan kegiatan ini peserta bimtek dapat memperhatikan seluruh materi yang disampaikan oleh para narasumber serta mampu mengaplikasikannya di lapang.

Acara ini diisi oleh lima narasumber dari Balitbangtan, Kementan yang berkompeten dibidangnya. Hadir sebagai narasumber Dr. Budi Kartiwa peneliti senior dari Balai Penelitian Agroklimat dan Hodrologi dengan materinya berjudul “Teknologi Hemat Air pada Sawah Irigasi/Sawah Non-Irigasi dan Upaya Adaptasi Menghadapat Kekeringan”. Kartiwa antara lain menjelaskan terkait optimalisasi pemanfaat air yang terbatas disesuaikan dengan jenis tanaman dan metoda pengairannya.

Selanjutnya Nur Wulan Agustiani, M.Sc peneliti dari BB Padi dengan topik “Budidaya Padi Gogo Sawah”. "Cara yang tepat untuk antisipasi kegagalan produksi maka disesuaikan varietas yang sesuai kondisi lahan, jenis pengolahan lahan, metoda tanam dan  perawatannya" ujar Nur.

Acara Bimtek juga diisi dengan materi terkait “Pengendalian OPT Tanaman Padi” yang disampaikan oleh Dr. Bambang Nuryanto peneliti  BB Padi. Bambang menjelaskan bahwa pengendalian OPT harus dilaksanakan dengan bijak dan tepat sasaran. “Penggunaan pestisida yang berlebihan akan menyebabkan penurunan kesehatan petani, konsumen, dan lingkungan” tambah Bambang.

Balittanah juga berkontribusi dalam menyampaikan materi yang disampaikan oleh Dr Etty Pratiwi serta Dr Diah Setyorini. Pada kesempatan ini Etty menyampaikan materi  yang berjudul “Teknologi Inovasi Hayati”. Dijelaskan oleh Etty  bahwa Balittanah memiliki produk-produk unggulan diantaranya Agrimeth. “Agrimeth diciptakan untuk meningkatkan kesehatan lingkungan perakaran tanaman dan menyumbangkan eksudat yang bermanfaat bagi tanaman". "Mikroba walaupun kecil punya manfaat banyak” lanjut Etty.

Selanjutnya sebagai materi terakhir, Dr Diah Setyorini menyampaikan materi yang cukup penting terkait  “Pemupukan Berimbang, Pengenalan Kit Pupuk dan Status Hara Lahan Sawah”. “Peningkatan produksi tidak akan tercapai tanpa penggunaan pupuk sesuai 5 tepat (waktu, jenis, cara, takaran dan penyimpanannya) dan harus sesuai dengan kebutuhan tanaman serta memperhatikan faktor ketersediaan hara dalam tanah" papar Diah.

Rangkaian acara Bimtek yang berlangsung satu hari ini diikuti oleh peserta dengan penuh antusias dan dipenuhi dengan diskusi interaktif  mengenai hal-hal yang berkaitan dengan teknologi hemat air dan budidaya padi gogo (gowah) serta materi lainnya yang disampaikan oleh para narasumber.

Diharapkan acara ini mampu meningkatkan semangat dan produktifitas para penyuluh dan petani di Kabupaten Majalengka dan Sumedang sebagai garda terdepan dalam mengawal ketahanan pangan. Jayalah Pertanian Indonesia. (M.Is, LRW, EP, AFS).

 

Hubungi Kami

Slogan Agro Inovasi

 
 
 

 

SCIENCE . INNOVATION . NETWORKS

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id, balittanah.isri@gmail.com
Telp :+622518336757 Fax :+622518321608; +622518322933