Simple Responsive Menu

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

Menjadi Petani Sukses Pejuang Kedaulatan Pangan Indonesia

Produktivitas tanaman sangat tergantung dari pengelolaan lahan. Terlebih untuk lahan suboptimal yang memiliki pembatas bagi pertumbuhan tanaman seperti lahan kering masam ataupun lahan rawa. Kunci utama pengelolaan lahan masam antara lain dengan aplikasi bahan organik, kapur pertanian ataupun dolomit, serta aplikasi fosfat alam dan diikuti dengan dengan pemupukan berimbang. Balitbangtang selain sebagai pusat inovasi teknologi pertanian, juga memiliki kewajiban untuk menyebarluaskan inovasi teknologi yang telah dihasilkan.

Sebagai salah satu upaya Balitbangtan dalam menyebarluaskan inovasi teknologi, Balai Penelitian Tanah, BBSDLP telah mengadakan kegiatan Temu Lapang dan Bimbingan Teknis Aplikasi Fosfat Alam pada Tanaman Jagung dan Kelapa Sawit. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kebun Percobaan Taman Bogo, Lampung Timur pada 25 September 2019 diikuti oleh 150 petani dari wilayah Lampung Timur beserta tenaga penyuluh pertanian.

Acara yang merupakan kerjasama antara Balittanah dan OCP SA ini juga dihadiri oleh Kepala BBSDLP Dr Husnain, Kepala Balittanah Dr Ladiyani Retno Widowati, Chief Representative OCP SA Dr Abderrahim Nassir, Director of Sales South-South East Asia OCP Hicham Djafar, Camat Purbolinggo yang diwakili oleh Sekretaris Camat beserta jajaran muspika setempat, peneliti lingkup BBSDLP serta produsen pupuk.

Dalam sambutannya Kepala Balittanah Dr. Ladiyani Retno Widowati yang juga sebagai ketua panitia pelaksana menyampaikan bahwa rock phosphate atau P-alam dapat dimanfaatkan secara langsung terutama di lahan masam seperti tanah-tanah di wilayah Lampung Timur yang tergolong tanah masam.

Selanjutnya, perwakilan OCP SA menyatakan “kerjasama penelitian yang panjang antara Balittanah dan OCP SA telah membuktikan bahwa aplikasi rock phosphate mampu meningkatkan produktivitas tanaman jagung dan sawit di tanah masam” ujar Nassir.

Kepala Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian (BBSDLP), Dr. Husnain, dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan desiminasi inovasi teknologi Balitbangtan harus gencar dilakukan sesuai dengan arahan dari Ka Badan Litbang Pertanian, guna penyebarluasan informasi kepada pihak luar terutama petani. “Program aplikasi rock phosphate ini khusus dilaksanakan untuk pengembangan lahan masam terutama untuk budidaya jagung’ ujar Husnain

Pada kegiatan ini juga disampaikan tiga materi yang disampaikan oleh para narasumber yang kompeten. Materi yang pertama disampaikan oleh peneliti Balittanah Ir A Kasno, M.Si dengan mengangkat topik “Lesson learn penggunaan rock phosphate reaktif untuk meningkatkan produksi jagung pada lahan kering masam dan rawa”. Pemateri selanjutnya, Budiono sang Raja Jagung dari Gunung Jagung Kalimantan Selatan, memberi motivasi kepada petani jagung di wilayah Lampung untuk menjadi petani jagung yang hebat dan sukses. Untuk materi terakhir disampaikan oleh peneliti dari Balitra Dr. Wahida Anisa yang mengangkat topik  tentang penggunaan fosfat alam pada untuk meningkatkan produktivitas kelapa sawit.

Acara Temu lapang dan bimtek ini diakhiri dengan melakukan praktik lapang  sistem tanam jagung Zigjag. Praktik lapang ini dipandu oleh para peneliti dan teknisi Baliittanah. Belajar dan terus belajar, bekerja keras untuk menjadi petani sukses, penyangga kedaulatan pangan Indonesia. (HW-M.Is-AFS, 25 Sept 2019).

Hubungi Kami

Slogan Agro Inovasi

 
 
 

 

SCIENCE . INNOVATION . NETWORKS

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id, balittanah.isri@gmail.com
Telp :+622518336757 Fax :+622518321608; +622518322933