Simple Responsive Menu

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

Diseminasi Inovasi Teknologi Balai Besar Sumberdaya Lahan Pertanian untuk Petani Sumedang

Bantuan diseminasi inovasi Kementerian Pertanian (Kementan) senilai Rp. 40,95 miliar diberikan langsung oleh Menteri Pertanian, Dr. Andi Amran Sulaiman, kepada petani dan santri tani milenial dalam Pertemuan Apresiasi dan Sinkronisasi Program Kementan 2019 di Jawa Barat yang dihelat di Kantor Bupati Sumedang, Rabu (27/3/2019).  Pertemuan ini dihadiri lebih dari 12 ribu petani, santri tani dan penyuluh.

Jenis bantuan yang diberikan diantaranya bibit perkebunan (pala, kakao), bibit dan benih hortikultura, benih jagung dan padi, ternak ayam dan kambing, serta alat mesin pertanian dan sertifikat lahan gratis bagi petani.  Balai Besar Sumberdaya Lahan Pertanian (BBSDLP) sendiri berpartisipasi aktif mendiseminasikan bantuan berupa 5 ton rock phosphate, biopestisida, perangkat uji (PUTK, PUTS, PUPO), dekomposer MDec dan pupuk hayati Agrimeth.  Penyerahan bantuan diseminasi inovasi teknologi lingkup BBSDLP secara simbolik diserahkan oleh Kepala Balai Penelitian Tanah kepada Kepala Dinas Pertanian Kab. Sumedang.

Menteri Pertanian menegaskan sesuai arahan Presiden Jokowi, bantuan dan program yang diberikan Kementan bertujuan untuk menurunkan angkan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan petani.  Diharapkan dalam waktu 6 bulan tingkat kemiskinan di Sumedang menurun cukup signifikan.  Saat ini total kemiskinan di Kabupaten Sumedang mencapai 100 ribu jiwa dan ditargetkan turun 15 ribu jiwa.  Mentan bahkan menaikkan target penurunan kemiskinan menjadi 30 ribu jiwa.  Selain itu, Mentan juga berpesan agar masyarakat dan petani Sumedang  fokus lebih baik bekerja dan menghindari berita-berita hoax.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, dalam sambutannya mengatakan selama pemerintahan Jokowi-JK, bantuan sektor pertanian untuk Kabupaten Sumedang sangat besar.   Sumedang memiliki potensi untuk mengembangkan beberapa komoditi pertanian unggulan seperti jeruk Cikoneng, mangga Gedong Gincu, salak Slebong, umbi Cilembu (sudah mendapat indeks geografis), dan sawo Sukatali. Komoditi-komoditi unggulan tersebut  akan dikembangkan dalam suatu kawasan agrowisata.

Hadir pada pertemuan ini Anggota Komisi XIII DPR RI, Lili Santika, Dirjen Perkebunan, Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian, Kepala Badan Litbang Pertanian, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, dan perwakilan Bulog.  Hadir juga Kepala Dinas Pertanian Provinsi Jawa Barat, Dandim dan Kapolres Sumedang (EP).

Hubungi Kami

Slogan Agro Inovasi

 
 
 

 

SCIENCE . INNOVATION . NETWORKS

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id Telp :+622518336757
Fax :+622518321608; +622518322933