Simple Responsive Menu

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

Dalam rangka menyampaikan hasil penelitian Penyiapan Lahan Tanpa Bakar (PLTB) pada lahan rawa pasang surut di Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah dan untuk mendapatkan umpan balik dari stakeholder, Balai Penelitian Tanah (Balittanah) melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) PLTB di Palangkaraya pada 4 Maret 2019 lalu.

Kegiatan yang dibuka Sekretaris Daerah Kalimantan tersebut dihadiri oleh Direktorat Irigasi Ditjen PSP, Bappedalitbang, Bappeda Kabupaten, Dinas Pertanian Provinsi/Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah, Perguruan Tinggi, Balai Penelitian Lahan Rawa, Balai Penelitian Klimatologi dan Hidrologi, BPTP Kalimantan Tengah, dan WWF.

Kepala Balittanah, Dr. Husnain, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan penelitian yang telah dilaksanakan tersebut berawal dari keinginan Pemda Kalimantan Tengah dan Kotawaringin Barat kepada Badan Litbang Pertanian agar menyediakan teknologi penyiapan lahan tanpa bakar. Salah satu teknologi yang diintroduksikan adalah dekomposisi biomass menggunakan mikroba.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah, Fahrizal Fitri, S. Hut, M.P. dalam sambutannya menyampaikan bahwa teknologi pembukaan lahan tanpa bakar sangat diperlukan dalam rangka mengurangi dampak negatif pembakaran lahan yang selalu terjadi utamanya di bidang kesehatan, penerbangan, pendidikan, dan perekonomian.

Prof. Dr. Fahmuddin Agus, peneliti Balittanah, dalam paparannya menyampaikan bahwa dekomposer yang terseleksi dapat mempercepat proses pembuatan kompos. Pelapukan daun dan ranting halus berlangsung dalam waktu < 1 bulan, namun untuk pelapukan kayu dibutuhkan waktu beberapa bulan dan diperlukan pencacahan lebih dahulu. Konversi kayu menjadi biochar merupakan salah satu alternatif. Selain itu, beliau juga menyampaikan bahwa teknologi penyiapan lahan tanpa bakar dan pemupukan memerlukan biaya lebih tinggi, akan tetapi produktivitas dan keuntungannya juga lebih tinggi.

Dr. I Made Subiksa, peneliti Balittanah, menyampaikan bahwa setelah teknologi PLTB dihasilkan, maka semua stakeholder terkait dapat mengimplementasikan teknologi tersebut di lapangan, sehingga ke depannya permasalahan lingkungan teratasi dan usahatani dalam mendukung swasembada pangan berkelanjutan dapat berlangsung dengan baik. (AS, 5 Maret 2019).

Hubungi Kami

Slogan Agro Inovasi

 
 
 

 

SCIENCE . INNOVATION . NETWORKS

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id, balittanah.isri@gmail.com
Telp :+622518336757 Fax :+622518321608; +622518322933