1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

Perayaan Hari Tanah Sedunia (World Soil Day) 2018 di Balittanah

Tema Hari Tanah Sedunia pada tahun 2018 ini adalah “menjadi solusi bagi pencemaran tanah” (be the solution to soil pollution). Pemilihan tema ini didasari pada kenyataan bahwa pencemaran tanah oleh berbagai macam baik organik, non organik dan B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) telah sampai pada taraf memprihatinkan. Sampah plastik butuh ratusan, bahkan ribuan tahun untuk terdekomposisi.

Namun faktanya sungguh mengejutkan dimana 1/3 produksi plastik global telah berakhir di tanah, mencemarinya, dan mendegradasinya. Pencemaran tanah merupakan masalah global yang meracuni tanaman yang kita makan, meracuni air yang kita minum, dan meracuni udara yang kita hirup.

Balai Penelitian Tanah sebagai bagian dari institusi penelitian tanah dunia, turut berperan dalam mempromosikan gerakan peduli dan mencintai tanah sebagai bagian penting dan tak terpisahkan dari kehidupan manusia dan seluruh makhluk hidup di bumi ini. Pada perayaan Hari Tanah Sedunia tahun ini, Balai Penelitian Tanah menggelar berbagai kegiatan yang bertujuan untuk menanamkan kesadaran generasi muda akan pentingnya menjaga tanah dari pencemaran.

Dengan tumbuhnya generasi yang peduli dan mencintai tanah, dengan tekad memerangi pencemaran tanah di manapun mereka berada, kita harapkan pembangunan di Indonesia di masa depan dapat berjalan harmonis dimana kelestarian tanah dan lingkungan tetap terjaga.

Kampanye gerakan peduli dan mencintai tanah dengan cara "menjadi solusi bagi pencemaran tanah" yang dilakukan Balai Penelitian Tanah tahun ini adalah dengan cara menggelar Open house yang diperuntukkan bagi kalangan pelajar dan umum.

Open house dimaksudkan agar generasi muda mengenal lebih dekat tanah-tanah yang ada di Indonesia dengan segala aspeknya baik aspek fisik, kimia, biologi, bahkan metode untuk analisanya. Melalui stand pameran teknologi per kelompok peneliti, mereka dikenalkan dengan sistem informasi analisa erosi dan aliran permukaan berbasis web, berbagai macam teknologi konservasi tanah di lahan kering berlereng, berbagai macam bahan pembenah tanah, berbagai macam alat ukur fisika tanah baik di lapangan maupun di laboratorium, dan berbagai macam aspek fisika dan konservasi tanah lainnya.

Dari stand kimia dan kesuburan tanah mereka mendapatkan informasi berharga tentang berbagai macam teknologi pupuk dan pemupukan, peta status hara di Indonesia, teknologi analisa unsur melalui "soil test kit", dan berbagai aspek kimia dan kesuburan lainnya.

Dari stand biologi dan kesehatan tanah, para pengunjung mendapatkan wawasan baru mengenai berbagai macam mikrob di dalam tanah baik mikrob yang menguntungkan bagi peningkatan kualitas tanah maupun mikrob yang bersifat pathogen. Berbagai tampilan menarik preparat inokulan berhasil menyedot minat pengunjung untuk berinteraksi dengan peneliti penjaga stand.

Stand mineralogi tanah yang menampilkan sebagian kecil aspek mineralogi di kantor Balittanah ini mencuri atensi pengunjung dengan tampilan mikroskop mineral yang langsung terhubung dengan layar komputer. Berbagai macam jenis mineral tanah yang menyusun tanah di Indonesia ini dapat ditampilkan dengan kemasan yang menarik dan mudah dipahami pengunjung.

Laboratorium kimia tanah menyajikan tampilan yang tidak kalah menarik dengan stand lainnya. Di sini pengunjung bisa mempelajari beberapa reaksi yang menarik dari bahan-bahan kimia yang menggambarkan interaksi berbagai macam unsur di dalam tanah.

Balai Penelitian Tanah juga menggelar berbagai macam lomba bagi generasi muda seluruh Indonesia yang dibuka sejak beberapa bulan yang lalu. Jenis lomba tersebut adalah lomba pembuatan film pendek, lomba desain poster, lomba fotografi.

Dengan mengikuti lomba-lomba tersebut, peserta dari kalangan generasi muda akan berusaha berpikir, mencari berbagai sumber informasi, dan mensintesa hasil proses berpikir tersebut menjadi sebuah karya. Sepanjang proses berkarya tersebut, para peserta akan mendapatkan informasi berharga mengenai tanah dan akan tergerak untuk menyayangi tanah sebagai tubuh hidup alam yang berjasa besar dalam penyediaan kebutuhan hidup manusia.

Seluruh rangkaian acara perayaan Hari Tanah Sedunia yang diselenggarakan oleh Balai Penelitian Tanah mungkin sudah berakhir pada tanggal 6 Desember 2018. Namun spirit yang dikobarkan akan tetap membesar, menyasar generasi muda lainnya yang belum sempat berpartisipasi pada kesempatan ini. Balai Penelitian Tanah senantiasa berkomitmen untuk terus menumbuhkan rasa peduli dan mencintai tanah bagi generasi muda Indonesia, demi hidup yang lebih baik di masa depan, dan sebagai warisan kebaikan bagi generasi selanjutnya. (Setiari dan Moch. Iskandar, 6 Desember 2018).

Hubungi Kami

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id Telp :+622518336757
Fax :+622518321608; +622518322933