1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13

Optimalisasi Pelaksanaan Program UPSUS PAJALE dan BEKERJA Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Sumedang

Bimbingan Teknis dalam rangka Pelaksanaan Kegiatan UPSUS PAJALE untuk wilayah kerja Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Sumedang telah dilaksanakan pada hari Senin, 5 November 2018 di Aula Balai Penelitian Tanah Cimanggu Bogor, Jawa Barat. Tema bimtek adalah “Optimalisasi Pelaksanaan Program UPSUS PAJALE dan BEKERJA Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Sumedang”.

Bimtek dihadiri oleh sekitar 60 orang peserta yang terdiri atas Para Kabid di lingkup Dinas Pertanian Kabupaten Indramayu dan Sumedang serta Koordinator Penyuluh di masing-masing kecamatan se wilayah Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Sumedang. Bimtek juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Indramayau, Ir. Tahmid, MM. Tujuan dari dilaksanakannya Bimtek ini adalah untuk meningkatkan pemahaman para peserta terhadap teknologi terkini yang sedang berkembang untuk meningkatkan produktivitas tanaman pangan terutama padi, jagung dan kedelai, antara lain teknologi pemupukan berimbang, pemanfaatan pupuk organik dan pupuk hayati dengan pengembangan mikroorganisme lokal (MOL), serta adaptasi pengelolaan lahan dan irigasi hemat air.

Kepala Balai Penelitian Tanah, Dr. Husnain, M.Sc dalam sambutannya menyampaikan bahwa upaya untuk meingkatkan produktivitas tanaman tidak bisa dilepaskan dari inovasi teknologi baru yang terus berkembang, oleh karena itu Bimtek ini menjadi sangat relevan dengan upaya Pemberintah untuk meningkatkan produktivitas berbagai komoditas antara lain padi, jagung, kedelai, cabe, bawang merah, dan tebu, melalui penerapan inovasi teknologi baru.

Bimtek dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Karantina Tanaman Kementerian Pertanian, Ir. Banun Harpini, M.Sc, yang bertindak sebagai Penanggungjawab UPSUS wilayah Jawa Barat. Kepala Badan Karantina Tanaman, Ir. Banun Harpini, M.Sc dalam sambutan pembukaannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Kepala Balai Penelitian Tanah yang telah memprakarsai dan menyelenggarakan acara Bimtek. Diharapkan agar Bimtek ini dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan pembangunan pertanian khususnya di Kabupaten Indramayau dan Kabupaten Sumedang, serta Jawa Barat pada umumnya.

Selain itu, Kepala Badan Karantina Tanaman juga berharap agar para peserta mengikuti acara Bimtek dengan baik sehingga mendapatkan wawasan yang baru tentang pertanian yang modern. Para penyuluh pertanian sebagai garda terdepan pembangunan pertanian perlu senantiasa menambah wawasan dan selalu up date terhadap inovasi teknologi yang terkini. Hal ini terkait dengan semakin kompleknya permasalahan yang dihadapi di lapangan sehingga menuntut kemampuan petugas untuk selalu siap dengan berbagai jalan keluarnya. Beberapa hal yang perlu mendapatkan perhatian lebih serius ditekankan juga Ibu Kepala Badan Karantina Tanaman antara lain terkait dengan penggunaan sumberdaya air yang di musim kemarau sering langka. Jika tidak dikelola dengan baik, maka kelangkaan air bisa menimbulkan masalah sosial. Pada akhir sambutannya, ditekankan bahwa kunci agar pertanian berkesinambungan maka harus selalu berinonvasi, atau inovasi tiada henti, serta kerja keras, sehingga pembangunan pertanian yang menyejahterakan seluruh petani bukan sesuatu yang utopis.

Setelah penyajian materi oleh para narasumber, dilakukan diskusi. Dalam diskusi umum, banyak pertanyaan yang muncul dari para peserta Bimtek, antara lain yang terkait dengan upaya untuk meningkatkan produktivitas tanaman pangan terutama padi, jagung dan kedelai dengan menerapkan konsep pemupukan berimbang karena permasalahan yang dihadapi di lapangan adalah sering langkanya pasokan pupuk di warung-warung sarana produksi. Kelangkaan pasokan pupuk yang dihadapi baik balam bentuk jenis yang tersedia, waktu ketersediaan, dan jumlah yang tersedia sering tidak sesuai dengan yang dibutuhkan para petani. Dalam diskusi juga muncul berbagai permasalahan terkait dengan kelangkaan tenaga kerja pada saat dibutuhkan tenaga kerja banyak misalnya pada saat pengeringan hasil panen.

Acara Bimtek diakhiri dengan kunjungan ke Laboratorium Terpadu Balittanah, yaitu Laborium Kimia Tanah, Laboratorium Mineralogi Tanah, dan Laboratorium Fisika Tanah. (I Wayan Swastika dan Tim Medsos Balittanah, 5 November 2018).

Hubungi Kami

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id Telp :+622518336757
Fax :+622518321608; +622518322933