1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11

Mengembangnya Pundi Emas dengan Aplikasi Fosfat Alam pada Tanaman Kelapa Sawit

Balai Penelitian Tanah (Balittanah) bekerja sama dengan OCP. SA Maroko juga bermitra dengan PT. Sari Lembah Subur sebagai anak perusahaan PT. Astra Agro Lestari di Pelalawan Riau telah melaksanakan penelitian aplikasi fosfat alam (rock phosphate) pada tanaman kelapa sawit sebagai usaha peningkatan produktivitas dan efisiensi pemupukan.

Sebagai tindak lanjut dari penelitian ini dilakukan temu lapang untuk menunjukkan performa tanaman kepada petani kelapa sawit beserta stake holder dan Tim Work dari OCP SA Morocco dan Malaysia (UPM dan Tradewind). Temu lapang dilaksanakan pada tanggal 19 September 2018 di kebun kelapa sawit PT. Sari Lembah Subur lokasi Kab. Pelalawan, Riau.

Temu lapang dihadiri 100 peserta terdiri atas petani plasma kelapa sawit dari Desa Pematang Tinggi, Kecamatan Kerumutan, Kab. Pelalawan Riau, Muspika Kab Pelalawan, Direksi PT Sari Lembah Subur, Perwakilan GAPKI Riau, PT Petrokimia Gresik, PT Gresik Cipta Sejahtera, Balai Penelitian Tanah, BPTP Riau, Balittra, Biro KLN Kementerian Pertanian, OCP S.A Maroko, University of Putra Malaysia, Tradewind Malaysia.

Acara Temu lapang dimulai dengan penjelasan kegiatan dan hasil oleh peneliti Balittanah (Ibrahim Adamy S, SP., M.Sc). Dilanjutkan dengan diskusi yang dilaksanakan di KUD Amanah desa Pematang Tinggi, Kecamatan Kerumutan, Kab Pelalawan, Riau.

Dalam sambutan pembukaannya, Kepala Balittanah dan peneliti senior Dr. Sri Rochayati menyampaikan antara lain bahwa “fosfat alam reaktif sebagai sumber P mampu memberikan produktivitas kelapa sawit yang tinggi serta harga yang relatif murah merupakan suatu teknologi yang aplikatif di tanah masam”.

Direktur Operasional Area A-2 PT Astra Agro Lestari (M. Marwan) juga mengemukakan “pupuk merupakan biaya produksi yang paling besar pada budidaya tanaman kelapa sawit, yang bahkan bisa mencapai 60% biaya produksi. Oleh karenanya pemakaian fosfat alam diharapkan selain mampu meningkatkan produktivitas juga bisa menekan biaya produksi sehingga keuntungan budidaya kelapa sawit akan meningkat”. GAPKI melalui Sekjen GAPKI Riau (Ir. Marianto), juga menyambut baik penelitian aplikasi fosfat alam ini.

Selanjutnya perwakilann dari OCP S.A (Dr. Abderahim Nasir) mengemukakan antara lain “penelitian tentang aplikasi fosfat alam telah dilakukan di berbagai negara, pada tanaman kelapa sawit maupun tanaman pangan seperti jagung dan menunjukkan hasil yang sangat positif”.

Hasil diskusi menunjukkan besarnya antusiasme petani untuk menggunakan fosfat alam dalam budidaya kelapa sawit. Hal ini dikarenakan selain adanya peningkatan pertumbuhan tanaman kelapa sawit juga diikuti dengan penghematan biaya pemupukan apabila menggunakan fosfat alam sebagai sumber unsur P. (Tim Medsos Balittanah, 19 September 2018).

Hubungi Kami

Balai Penelitian Tanah
Jl. Tentara Pelajar No.12 Bogor Jawa Barat 16114 Indonesia
balittanah@litbang.pertanian.go.id Telp :+622518336757
Fax :+622518321608; +622518322933